Jumat, 19 Januari 2018 16:31

Capaian Pajak di Bandung Barat Lebihi Target

Reporter : Fery Bangkit 
Objek Wisata menjadi sumber pendapatan pajak bagi Pemkab Bandung Barat.
Objek Wisata menjadi sumber pendapatan pajak bagi Pemkab Bandung Barat. [Net]

Limawaktu.id,– Realisasi capaian pajak yang dikelola Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Kabupaten Bandung Barat melebihi 100% lebih. Bahkan, surplus Rp 37 miliar.

"Hampir semua sektor pajak melebihi target. Tahun ini pun kemungkinan akan mencapai target kembali," kata Asep Sodikin, Kepala DP2KAD Bandung Barat, Jum’at (19/1/2018).

Capaian pajak hotel yang ditargetkan Rp 13,01 miliar, realisasi mencapai Rp13,98 miliar.

Selain itu, pajak restoran ditargetkan Rp17,5 miliar, realisasi mencapai Rp19,7 miliar. Pajak hiburan ditargetkan Rp2,1 miliar, realisasi mencapai Rp2,27 miliar.

Pajak reklame yang ditargetkan Rp1,85 miliar, realisasi mencapai Rp2,29 miliar. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ditargetkan 63,5 miliar, realisasi mencapai Rp65,1 miliar.

Adapun pajak dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang ditargetkan Rp96,8 miliar dan realisasinya mencapai Rp161 miliar. Pajak dari BPHTB, merupakan pendapatan sektor pajak yang paling besar dari tahun ke tahunnya.

"Rata-rata capaian pajak lebih dari target 100 persen. Hanya satu sektor pajak yang hanya mencapai 88 persen yakni pajak air tanah," katanya.

Untuk pajak air tanah ini, ia mengatakan, dari target Rp16 miliar, realisasinya hanya Rp14,2 miliar. Tapi walau begitu, tetap pajak air tanah yang belum tertagih di tahun lalu.