Senin, 21 Mei 2018 12:35

Caca, Bocah Asal Cimahi Pendaki 9 Gunung

Reporter : Fery Bangkit 
Devania Syahla Almira (Caca), bocah pendaki gunung.
Devania Syahla Almira (Caca), bocah pendaki gunung. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- 'Kecil-kecil cabe rawit' itulah peribahasa yang tepat dialamatkan untuk Devania Syahla Almira. Diusianya yang baru menginjak 8 tahun, Caca, panggilannya sudah mendaki sembilan gunung di Indonesia.

Caca kini masih duduk di kelas I sd Negeri Mandiri 1 Kota Cimahi. Kebiasaan mendaki gunung sudah dilakoninya sejak usia 4 tahun. Gunung pertama yang didakinya pun bukan main tingginya, yaitu Gunung Ciremai, Jawa Barat yang memiliki ketinggian mencapai 3.078 meter.

Asep Rustana (35)-Nuni Fitria (30), Ayah dan Ibu Caca menuturkan, alasan pertama kali keduanya mengajak bocah kelahiran 6 April 2010 itu dikarenakan tak tega meninggalkan anaknya di rumah.

Dengan alasan itulah, Pasutri itu memutuskan untuk mengajak Caca mendaki Gunung Ciremai. Untuk memancing mood Caca, keduanya mengajak sanak keluarga yang seumuran dengan Caca.

"Pertama naik itu 4 (empat) tahun lalu. Nyoba aja ikut naik," ujar sang ibu saat ditemui di SD Negeri Mandiri I, Jalan Ria, Senin (21/5/2018).

Setelah sukses mendaki Gunung Ciremai, bukannya takut, Caca yang tinggal di Jalan Sukarasa, RT 1/11 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi malah ketagihan.

Akhirnya, ujar sang ayah, ia dan sang istri memiliki niatan untuk mengenalkan alam kepada Caca. Meski sempat khawatir, namun setelah melihat pengalaman pertama anaknya mendaki gunung, naluri untuk mengeksplore alam semakin ingin dilakukan kedua orang tuanya bersama sang anak.

"Iya Caca malah ketagihan," ucap Asep.

Tercatat, hingga tahun 2018, sudah sembilan gunung yang berhasil Caca daki. Di antaranya Gunung Ciremai, Gunung Guntur, Gunung Lawu, Gunung Dede, Gunung Burangrang, Gunung Putri dan Gunung Rinjani, Lombok.

Dari sembilan gunung tersebut, sebetulnya ada beberapa keluhan yang kerap diutarakan Caca. Terutama rasa cape. Namun, selalu ada cara bagi kedua orang tuanya untuk memotivasi Caca untuk terus mendaki.

Khusus sang ayah, kebiasaan mendaki gunung sudah dilakoninya sejak sekolah menengah atas. Kebiasaan itu berlanjut setelah menikah dengan sang istri, Nuni.

Setelah Caca lahir, kebiasaan itu pun berlanjut. Hobi itu sepertinya mendarah daging kepada Caca. Hal itu dibuktikan dengan kebiasaan sang anak yang selalu menagih kedua orang tuanya untuk mendaki gunung berikutnya.

Baca Lainnya