Limawaktu.id - PT Perdana Multi Guna Sarana (PMgS) Kabupaten Bandung Barat (kbb) bakal mengakusisi dua mata air sebagai sumber air baru untuk disalurkan ke pelanggan. Saat ini sumber Mata Air Baru itu tengah dalam tahap negosiasi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut untuk diambil alih. Sebab, dua sumber mata air sekarang masih dikuasai oleh perusahaan dan juga perorangan.
"Ada dua titik mata air baru yang akan coba kami kelola, semoga tahun depan bisa selesai prosesnya sehingga bisa kami manfaatkan sebagai sumber air baku untuk pelanggan baru," terang Direktur BUMD PT PMgS KBB, Denny Ismawan saat ditemui di Gadobangkong, Ngamprah, KBB, Rabu (2/10/2019).
Meskipun enggan menyebutkan dimana lokasi dua sumber mata air baru yang menjadi incarannya, Denny menyebutkan jika keduanya memiliki debit air hingga 100 liter/detik. Jika itu bisa diakusisi dan dikelola oleh BUMD maka akan sangat membantu dalam mengcover pelanggan sambungan rumah yang ditargetkan bisa mencapai 10.000 pelanggan pada tahun 2020.
Saat ini BUMD PT PMgS KBB baru melayani sebanyak 4.400 pelanggan rumah untuk air bersih. Para pelanggan itu dicover oleh dua sumber mata air eksisting di Cijanggel, Kecamatan Cisarua dan Cibanteng di Kecamatan Cikalong Wetan.
Untuk sumber air dari Cijanggel sejauh ini sering terkendala terutama di musim kemarau dimana terjadi penurunan debit air dari normal 50 liter/detik menjadi hanya 20 liter/detik. "Itulah sebabnya untuk pelanggan yang sumber airnya dari Cijanggel diberlakukan suplai air bergilir. Sementara untuk yang dari mata air Cibanteng suplai tetap lancar 24 jam seperti ke kompleks Cimareme Indah dan Graha Padalarang Indah," bebernya.