Sabtu, 2 Maret 2019 11:52

Budidaya Jamur Tiram, Bisnis Menjanjikan dengan Keuntungan Menggiurkan

Reporter : Fery Bangkit 
Budidaya Jamur Tiram.
Budidaya Jamur Tiram. [limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Cimahi menilai, bertani jamur di Kota Cimahi sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama di wilayah utara.

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, sejauh ini petani jamur di Kota Cimahi memang hanya empat orang. Namun, jika melihat pasar, potensi penjualan jamur terbilang sangat menggiurkan.

Baca Juga : Gagal Budidaya Labu, Ibu Tiga Anak di Cimahi Raup Puluhan Juta dari Budidaya Jamur Tiram

"Menjanjikan karena potensi pasarnya cukup bagus. Biasanya petani di Cimahi dijual ke pasar secara kolektif," ujar Mita saat dihubungi via sambungan telepon, Sabtu (2/3/2019).

Semua petani jamur di Kota Cimahi menanam jamur jenis tiram dengan cara dibudidayakan. Dikatakan Mita, dalam proses budidaya jamur itu, pihaknya kerap melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para petani.

"Pembinaannya dan pendampingan dari mulai budidaya sampai penanganan pasca panen," ujar Mita.

Yulia Ratnasari (39), petani jamur tiram asal Kampung Torobosan RT 02/12, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi membenarkan hal itu. Menurutnya, potensi budidaya jamur sangat menjanjikan untuk dijadikan bisnis.

Hal itu dialaminya sendiri sejak memutuskan untuk menjadi petani jamur tiram tahun 2009. Awanya, kata Yulia, ia hanya membuat 5 ribu media tanam jamur ditahun 2009, dengan modal sekitar Rp 12 juta. Namun karena terlihat menjanjikan, akhirnya ia memutuskan untuk lebih memperbanyak produksi, yakni menjadi 10 ribu baglog.

Dari 10 ribu baglog itulah Yulia akhirnya bisa memperoleh penghasilan yang lumayan besar setiap bulannya. Besarannya mencapai Rp 40-50 juta. Itu belum termasuk pengeluaran, seperti honor pekerjanya.

"Sekarang alhamdulillah omset bersihnya alhamdulillah Rp 15 juta per bulan," ucap Yulia. 

Baca Lainnya