Minggu, 5 Desember 2021 15:12

BRIN Lakukan Penanaman Pohon untuk Selamatkan 22 Jenis Tanaman Langka Nusantara

Reporter : Bubun Munawar
100 pohon dari 22 jenis tanaman langka Nusantara ditanam kembali dalam program BRIN Peduli Lingkungan di Kabupaten Cianjur, Minggu (5/12/2021)
100 pohon dari 22 jenis tanaman langka Nusantara ditanam kembali dalam program BRIN Peduli Lingkungan di Kabupaten Cianjur, Minggu (5/12/2021) [Humas BRIN]

Limawaktu.id,- Sebanyak 100 pohon dari 22 jenis tanaman langka Nusantara ditanam kembali dalam program BRIN Peduli Lingkungan di Kabupaten Cianjur. Mayoritas dari tanaman langka tersebut merupakan buah-buahan lokal yang memiliki nilai ekonomi dan konservasi tinggi, kegiatan digelar pada  Minggu (5/12/2021).

 Tanaman tersebut merupakan hasil kegiatan eksplorasi para peneliti di Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN ke berbagai daerah di Nusantara yang merupakan hasil kerja sama dengan PT. Astra Internasional Tbk., diantaranya adalah Garcinia dulcis, Sandoricum koetjape, dan Diospyros discolor.

 Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati Iman Hidayat mengatakan bahwa program penanaman ini merupakan program yang bertujuan untuk mengkonservasi tumbuhan langka nusantara yang hampir punah juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui konservasi dan kepedulian tehadap lingkungan.

 “Melalui program BRIN Peduli Lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tumbuhan untuk kesejahteraan manusia dalam meningkatkan kualitas lingkungan yang baik” ujarnya, disela kegiatan penanaman pohon..

 Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya, Sukma Surya Kusumah menambahkan kegiatan ini berbarengan dengan momentum peringatan Hari Memanan Pohon Indonesia tanggal 28 November. Kali ini adalah kali kedua kegiatan ini dilakukan setelah sebelumnya dilaksnakan di Bekasi.

 “Kedepannya akan dilakukan secara berkelanjutan ke daerah lain dengan menggandeng berbagai multi stakeholder yang peduli tarhadap lingkungan dan penyelamatan keanekaragaman hayati tumbuhan,” katanya.

 Sementara itu Prasetyo Harsanto anggota Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur menyampaikan, pihaknya menyambut baik dengan adanya program ini karena selain dapat memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai lingkungan juga bisa dimanfaatkan oleh kalangan akademisi untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

 :Kami akan akan melibatkan Universitas Suryakancana Cianjur dalam kegiatan seperti  ini,” jelasnya..

 

Baca Lainnya

Topik Populer