Senin, 24 September 2018 12:32

Bocoran Perombakan Asisten dan Bakal Kadis di Pemkot Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya  Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono.
Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi bakal segera melakukan Rotasi pejabat eselon II. Rotasi akan dilakukan terhadap 14 Jabatan Tinggi Pratama (JTP).

Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono mengatakan, izin rotasi setingkat kepala dinas sudah terbit dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca Juga : Raih WTP Beruntut, Kota Cimahi Dibuntuti Catatan Klasik

"Lagi berjalan proses rotasi eselon II. Minggu lalu Pak Wali menyampaikan izin dan sudah terbit izin dari KASN," ujar Harjono saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (24/9/2018).

Proses seleksi rotasi eselon II akan dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) independen yang terdiri dari akademisi, birokrat dan budayawan. Jumlahnya mencapai lima orang.

Baca Juga : Pertegas Sebagai Daerah Militer, Pemkot Cimahi Gelar Festival Kreasi Seni Antar Pusdik

Tercatat ada 14 setingkat kepala dinas dan para Asisten yang akan dilakukan penilaian oleh Pansel. Pejabat yang akan dirotasi ialah yang sudah menjabat minimal dua tahun pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya, termasuk Harjono.

Sedangkan satu pejabat eselon II, yakni Kepala Dinas Kesehatan ikut juga diberikan penilaian mengingat masa jabatannya sudah lima tahun lebih. Hanya dua JTP yang tidak akan dirotasi, yakni Kepala Inspektorat dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca Juga : Mempertegas Ciri Cimahi Sebagai Kota Militer dengan Festival Kreasi Seni Pusdik TNI

"Pansel sudah rapat. Minggu kemarin diberikan kepada eselon II untuk memubat makalah. Sudah kumpul semua," jelasnya.

Esok, lanjut Harjono, Pansel akan melakukan penskoran terhadap rekam jejak masing-masing pejabat. Dimulai dari penilaian aspek personality hingga kompetensi masing-masing.

"Knowledge, skill dan atitude dalam unjuk kerja. Format penilaiannya sudah dibuat," katanya.

Kemudian, tanggal 26-27 September dilakukan tes wawancara terhadap semua pejabat eselon II. Setelahnya, Pansel akan melaporkannya kepada Wali Kota Cimahi.

"Kemudian 28 (September) paling cepat atau 2 Oktober Wali Kota berusrat ke KASN untuk melakukan rotasi," terang Harjono. Setelah itu, baru akan dilaksanakan pelantikan.

Para pejabat sendiri diperbolehkan untuk mengusulkan ingin ditempatkan dimana. Tapi, hasil penempatan tetap harus melalui hasil assesment dan penilaian dari Pansel. Sedangkan keputusan tetap ada di Wali Kota.

"Misal saya lebih layak di sini (BPKSDMD), ata ada dinas lain yang lebih kompeten," jelasnya.

Harjono menegaskan, ia sendiri tak dilibatkan dalam kepanitiaan rotasi ini. Sebab, Harjono merupakan JTP yang akan dirotasi.

Baca Lainnya