Senin, 21 Mei 2018 21:46

Bocah Umur 8 Tahun Asal Cimahi Siap Taklukan Gunung Kerinci

Reporter : Fery Bangkit 
Devania Syahla Almira (Caca), bocah pendaki gunung.
Devania Syahla Almira (Caca), bocah pendaki gunung. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Devania Syahla Almira, pendaki cilik asal Cimahi kini mengidamkan gunung kerinci sebagai destinasi berikutnya untuk ditaklukan.

caca, panggilannya mendengar keindahan tentang gunung yang terletak antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat itu dari sang ayah, Asep Rustana (34).

Baca Juga : Caca, Bocah Asal Cimahi Pendaki 9 Gunung

Sejauh ini, Caca sudah berhasil mendaki sembilan gunung di Indonesia. Gunung pertama yang didaki anak berusia 8 tahun itu. Gunung yang terletak di Jawa Barat itu didakinya saat berusia 4 tahun.

Kemudian, gunung tertinggi yang pernah didaki Caca adalah Gunung Rinjani, Lombok. Gunung setinggi 3.726 mdpl itu berhasil didaki Caca.

Baca Juga : Cerita Caca, Pendaki Cilik Asal Cimahi yang Jatuh Cinta dengan Awan Gunung Ciremai

Kini, setelah berhasil mendaki Gunung Rinjani, siswi kelas I SD Negeri Mandiri 1 Cimahi itu tertantang untuk menaklukan Gunung Kerinci.

"Mau naik gunung lagi ke kerinci," tutur Caca saat ditemui di SD Negeri Mandiri 1 Cimahi, Jalan Ria, Senin (21/5/2018).

Gunung Kerinci sendiri disebut merupakan gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara. Tingginya mencapai 3.805 mdpl.

Tentang gambaran Gunung Kerinci, Caca mendapatkannya dari sang ayah. Mendapat gambaran keindahan itu, Caca pun langsung tertantang untuk mendakinya.

"Ayah bilang (soal Kerinci)," ucapnya.

Nuni Fitria (30), ibunda Caca mengungkapkan, setelah mendengar cerita tentang Gunung Kerinci dari ayahnya, putri semata wayangnya pun langsung meresponnya dengan tantangan.

"Caca nantang, gunung tertinggi dimana?," kata Nuni.

Namun sepertinya, kata Nuni, tantangan anaknya itu tidak akan terpenuhi dalam waktu dekat. Sebab, untuk mendaki gunung, apalagi di luar jawa, membutuhkan biaya yang lumayan cukup banyak.

"Mungkin tahun depan. Biayanya lumayan. Ke Rinjani aja butuh Rp 9 juta buat tiga orang," ungkapnya.

Hobi keluarga kecil dalam mendaki gunung memang bukan main. Sebab, membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Asep Rustana (34), ayah Cacan menuturkan, keluarganya kerap menanggarkan khusus uang untuk mendaki.

Asep, yang bekerja di salah satu perusahaan swasta dan Nuni bekerja sebagai tenaga di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Cimahi pun tak ragu untuk menyisihkan penghasilannya khusus untuk mendaki gunung.

"Iya dianggarkan. Nabung dari gaji," tutur Asep.

Baca Lainnya