Jumat, 24 November 2017 10:57

Bioskop Rio Cimahi Kini Hanya Tinggal Kenangan

Reporter : Fery Bangkit 
Gedung Bioskop Rio, kini sudah beralih fungsi
Gedung Bioskop Rio, kini sudah beralih fungsi [Net]

Limawaktu.id – Di Kota Cimahi memang hampir tidak ada tempat hiburan untuk menonton film, yaitu Bioskop. Hanya untuk menonton saja, warga Cimahi terpaksa harus menyebrang ke wilayah tetangga, Kota Bandung.

Meski tak ada arena menonton audio visual tersebut, Cimahi patut berbangga. Pasalnya, kota mungil ini pernah memiliki bioskop bersejarah. Bioskop tersebut menjadi salah satu saksi berdirinya Cimahi.

Ya, bioskop tersebut dinamakan Rio Theatre yang ada sejak tahun 1980-an. Bioskop yang terletak di jalan Amir Mahmud, dekat alun-alun Kota Cimahi itu awalnya dibuat khusus untuk hiburan para tentara Belanda.

Ahli Sejarah, Machmud Mubarok memaparkan sejarah singkat tentang Rio Theatre, gedung bioskop Rio Theatre memiliki gaya Art Deco yang diperuntukan untuk orang-orang Belanda.

Untuk film-film yang diputar dalam bioskop tersebut memang film bukanlah film-film canggih produksi Hollywood. Film-film yang mendominasinya ialah karya-karya Indonesia, India serta film-film cerita silat dari Tiongkok.

“Film yang diputarkan lebih banyak film dari luar,” terang Machmud.

Saat kemerdekaan atau sekitar tahun 1945-an, Rio Theatre sempat ditutup. Pasca kemerdekaan, bioskop tersebut kembali dibuka. Pemasaranpun mulai digencarkan, salah satunya dengan memasang iklan di koran-koran zaman dulu.

Bioskop Rio Theatre juga sempat beralih tangan beberapa kali. Dari tangan Belanda dua kali, serta sempat juga dikelola oleh pemerintah setempat dan terakhir dikelola oleh pihak swasta.

“Tahun 2010-an, beralih fungsi menjadi tempat niaga, ini sangat disayangkan,” ujar Machmud yang juga merupakan Ketua Komunitas Cimahi Heritage.

Namun, seiring berkembangnya zaman dan pesatnya teknologi, Rio Theatre semakin tergerus dan bahkan saat ini sudah beralih fungsi menjadi pusat niaga.

Karena alasan di atas lah, alih fungsi Rio Theatre tidak bisa dibendung lagi. Perubahan tampak sekali. Bahkan, jika dilihat, kini hampir tidak ada lagi sisa sejarah zaman dulu.

Yang tersisa dari sejarah hanyalah penamaan 'Rio' yang masih terpampang di bagian atas gedung. Sisanya, sudah hampir berubah drastis.

Selain Rio Theatre, di Cimahi juga ada sejumlah bioskop lainnya yang sama nasibnya dengan Rio Theatre. Diantaranya Bioskop Harapan dan Bioskop Misbar Nusantara. Kini ketiganya hanya tinggal Kenangan. (kit)*