Rabu, 4 November 2020 13:30

Bikin Malu TNI AD, Pangdam IiI Siliwangi Pecat Seorang Perwira di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Proses PDTH terhadap Prajurit TNI AD yang Dihadiri Langsung Oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.
Proses PDTH terhadap Prajurit TNI AD yang Dihadiri Langsung Oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto. [Foto istimewa]

Cimahi - Seorang Anggota TNI AD yang bertugas di Kota Cimahi dipecat dengan tidak hormat dari dinas keprajuritan. Prajurit tersebut terbukti bersalah atas tindakan pidana asusilanya.

Perwira TNI AD bernama Lettu Arm I Gusti Ngurah Supriasta Dyana diketahui bertugas di Yonarmed 4/GS Cimahi, yang mendapat Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH) atas tindakannya yang mencemarkan institusi TNI. 

Proses pencopotannya dari keanggotaan TNI AD berlangsung di Aula Yonarmed 4/GS, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi pada Selasa (3/11/2020). Proses PDTH dihadiri langsung Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

"Pelanggaran tindak pidana asusila yang dilakukan oleh seorang Prajurit Siliwangi, tidak ada kata maaf, pecat!, karena termasuk 7 pelanggaran berat yang harus dijauhi oleh prajurit," tegas Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto usai memimpin Laporan Korps Penjatuhan hukuman PDTH.

Dirinya sangat kecewa melihat kenyataan ada seorang Prajurit Kodam III/Siliwangi yang harus mengakhiri masa dinasnya dengan cara diberhentikan dengan tidak hormat. Apalagi tindakan yang dilakukan perwira tersebut sangat tidak terpuji yakni tindak pidana asusila. 

Ia mengungkapkan, pelanggaran tindak pidana susila yang dilakukan oleh seorang prajurit, terlebih lagi jika dilakukan dengan Keluarga Besar TNI (KBT) itu merupakan satu dari 7 pelanggaran berat yang harus dijauhi oleh setiap prajurit.

"Konsekuensinya dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat dari dinas keprajuritan," sebut Pangdam III/Siliwangi.

Ia melanjutkan, pemecatan ini dilakukan sebagai pengingat untuk prajurit lainnya agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan.

"Bukan saja diri sendiri, tetapi juga keluarga, satuan dan TNI AD secara keseluruhan," ujarnya. 

Dengan adanya kejadian tersebut, Pangdam III/Siliwangi memberikan atensi secara khusus kepada para Kabalakdam dan Komandan Satuan Jajaran Kodam III/Siliwangi agar memberikan perhatian yang penuh terhadap anggotanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III Siliwangi memberikan apresiasi kepada Lettu Arm I Gusti Ngurah Supriasta atas pengabdiannya selama menjadi prajurit dan berdinas di Yonarmed 4/105 GS. 

"Segera kembali ke masyarakat dan semoga bisa memperbaiki segala kesalahan yang pernah dilakukan baik di sengaja maupun tidak di sengaja selama menjadi prajurit," pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut, Irdam dan Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, Asrendam III/Slw, para Asisten Kasdam III/Slw, Danpomdam III/Slw, Danbrigif 15 /Kujang II, Kaajendam, Kakumdam dan Kapendam III/Slw, Dandim 0609/Cimahi, Danyonkav 4/KC, Danyon Arhanud 3/YBY, Danyon Armed 4/105 GS, Dandeninteldam serta Dankikav 4/THC. 

Baca Lainnya