Selasa, 14 Agustus 2018 16:14

Biar Tenang, Hewan Qurban di Kota Cimahi akan Diperiksa Kesehatannya

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas dari Puskeswan Kota Cimahi, Disaksikan Asisten I Kota Cimahi Maria Fitriani Tengah Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Qurban di Jln. Budi-Cilember, Selasa (14/8/2018)
Petugas dari Puskeswan Kota Cimahi, Disaksikan Asisten I Kota Cimahi Maria Fitriani Tengah Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Qurban di Jln. Budi-Cilember, Selasa (14/8/2018) [Ferry Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Dinas Pangan dan Pertanian Kota cimahi telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan kesehatan dan kesersediaan hewan qurban Idul Adha 1439 Hijriyah.

Setelah sebelumnya melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 50 pewarkilan DKM se-Kota Cimahi tentang tata cara penyembelihan hewan qurban, kali ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengalungan terhadap hewan kurban.

Baca Juga : Hewan Qurban di Cimahi Diprediksi Naik 5%

Pemeriksaan dan pengalungan secara simbolis berlangsung di tempat hewan kurban milik Asep Suhaya (45) di Jln. Budi Cilember RT 02/04, Pasir Kaliki, Selasa (14/8/2018).

Pemeriksaan dan pengalungan hewan qurban secara simbolis dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriani, didampingi Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi Huzein Rachmadi.

Maria Fitriani mengatakan, pemeriksaan hewan kurban ini sangat penting dilaksanakan untuk memastikan kesehatan terhadap hewan yang akan dikurbankan saat Idul Adha 1439 Hijriyah pada 22 Agustus mendatang.

"Ini Upaya Pemkot Cimahi untuk memberikan ketenangan bahwa hewan sudah memenuhi syarat. Jangan sampai ada maysarakat ragu apakah hewan sudah bisa dikurbankan (atau belum)," jelas Pipit, panggilan Maria Fitriani.

Pemeriksaan hewan qurban, seperti sapi, domba dan kambing di Kota Cimahi akan dilaksanakan dalam dua tahap. Yakni pemeriksaan sebelum disembelih (ante mortem) pada 13-21 Agustus dan pemeriksaan setelah disembelih (post mortem) pada 22-23 Agustus.

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menargetkan, hewan qurban yang diperiksa kesehatannya minimal 3.000 ekor. "Pemeriksaan sebelum dan setelah penyembelihan supaya masyarakat merasa tenang," imbuh Pipit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sebelum disembelih tahun sebelumnya, penyakit yang terdapat pada hewan qurban adalah pink eye, orf, enteritis dan flu.

Sementara sesudah disembelih, ada beberapa hewan qurban yang kedapatan terinfeksi cacing hati yang memang tidak dapat terdeteksi ketika hewan masih hidup.

Baca Lainnya