Selasa, 31 Oktober 2017 16:19

Betonisasi Jalan Mahar Martanegara, Cimahi Dikeluhkan Warga

News Betonisasi Cimahi
Jalan Mahar Martanegara, Cimahi.
Jalan Mahar Martanegara, Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Proses betonisasi Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi berjalan alot. Hal tersebut tentunya menimbulkan berbagai gejolak, terutama bagi warga sekitar.

Pantauan dilokasi pada Selasa (31/10/2017), pembangunan betonisasi tersebut sedang dalam tahap pengerjaan. Sehingga arus lalu-lintas di wilayah jalan Mahar Martanegara itu kini terhambat akibat adanya pengerjaan. Warga pun secara sukarela melakukan buka tutup jalan selama kurang lebih tiga menit sekali.

Menurut salah seorang warga RT 03/08, Kel. Utama, Cimahi, Joko Sulistio (44), pembangunan jalan tersebut sudah berjalan selama satu bulan. Namun, hingga saat ini belum juga selesai bahkan, dirinya pun tidak mengetahui tujuan peningkatan jalan yang tak jauh dari rumahnya tersebut.

"Kita tidak tahu tujuannya untuk apa, spesifikasinya juga kita tidak tahu," katanya, saat ditemui dilokasi, kemarin.

Dengan adanya pembangunan tersebut, lanjut dia, ketika terjadi hujan, air otomatis masuk ke pemukiman warga. Sebab, tinggi antara beton dan rumah warga tidak seimbang.

Kendati demikian, kata dia, warga mendukung apapun program yang dilakukan oleh pemerintah terutama pembangunan. Namun, warga berharap, suatu pembangunan tidak merugikan warga sekitar yang terkena dampaknya. Terlebih, sebelum dilakukan pembangunan, diakuinya, di daerahnya tersebut tidak mengalami banjir dan terkesan aman-aman saja.

"Saya harap ada solusi dari pembangunan ini. Jangan sampai sudah dibangun tapi dampaknya buruk ke warga," tandasnya

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Cimahi Ainul Yakin menjelaskan, tertundanya proses betonisasi Jalan Mahar Martanegara dikarenakan adanya kabel listrik, yang dinilai jaraknya terlalu rendah dengan posisi jalan.

Pihaknya mengklaim sudah berkoordinasi dengan pihak PLN, dan rencananya kabel listrik tersebut akan dinaikan paling cepat sore ini.

"Kalau sudah dinaikan kabelnya, besok langsung pengerjaan lagi," kata Ainul.

Lapisan beton di jalan tersebut mencapai 30 cm, ditambah benol atau lantai kerja setebal 10 cm. Jadi, kata Ainul, jalan itu akan mengalami peninggian mencapai 40 cm.

"Total jalan Mahar yang dibeton itu 158 meter, dengan pagu anggaran Rp 2,4 miliar. Progresnya sudah 73 persen, ditargekan beres pertengahan November," bebernya.

Perihal air yang kerap menggenangi rumah warga, lanjutnya, dia hanya berkata akan menurunkan petugas untuk mengecek saluran drainase di sekitar Jalan Mahar Martanegara.

"Kita cek ke lapangan, nanti baru dinormalisasi," ucapnya.(kit)*