Selasa, 19 Februari 2019 8:34

Bersihkan Rumput, Warga Temukan Tengkorak Utuh Manusia di Lembang

Reporter : Fery Bangkit 
Penemuan tengkorak manusia.
Penemuan tengkorak manusia. [istimewa]

Limawaktu.id - penemuan tulang benulang atau tengkorak manusia di kawasan 58 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, yang masuk Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bikin heboh warga.

Penemuan tengkorak atau kerangka manusia tanpa idenitas itu pertama kali diketahui warga bernama Anen ketika tengah membersihkan rumput di sekitar lokasi pada Minggu (18/2/2019) siang. Saat ditemukan, tengkorak itu masih mengenakan baju.

Anggota Potensi SAR Pasundan Asep Koswara mengatakan, penemuan kerangka itu langsung di laporkan ke Polisi Hutan (Polhut) dan Polsek Lembang. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi tengkorak yang masih lengkap itu ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk dilakukan pemeriksaan.

"Yang pertama menemukan Anen, lalu laporan diteruskan ke polisi hutan (Polhut) dan pihak kepolisian," kata Asep yang turut dalam proses evakuasi, Senin (18/2/2019).

Saat ditemukan, kata dia, ditubuh korban masih melekat kaos berwarna abu-abu dengan tulisan 'Bali'. Tapi di bagian bawah, tidak ada tampak kain yang menyerupai celana. Sementara seluruh bagian tulang masih lengkap, termasuk serpihan tulang jari-jarinya. Dari kondisinya, kemungkinan korban sudah meninggal lebih dari delapan bulan.

"Di sekitar lokasi juga tidak ditemukan ada barang bukti seperti indentitas, tas, atau dompet. Hanya saja ada sisa daging yang masih menempel di tulangnya," sebutnya.

Dia menduga, korban berjenis kelamin perempuan karena dari raut tengkorak wajahnya berbentuk lonjong. Diperkirakan juga, korban meninggal bukan karena hewan buas karena semua bagian tulangnya masih utuh. Saat dievakuasi, tulang kakinya sedang dalam posisi dilipatan Jadi ada kemungkinan korban meninggal dalam kondisi kedinginan.

"Selama setahun terakhir saya belum pernah menerima laporan orang hilang di dalam hutan. Kalau ada pasti kami lakukan pencari," imbuhnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya temuan tengkorak manusia di hutan itu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematiannya.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Kalaupun karena kekerasan, tapi kami tidak lihat ada luka di tulangnya," jelasnya.

Baca Lainnya