Jumat, 14 September 2018 14:40

Berkaca Kecelakaan Maut Cikidang, Dishub Kota Cimahi Gencarkan Razia Bus

Reporter : Fery Bangkit 
Tim Gabungan Melakukan Gakum di Bunderan Leuwigajah. Dalam Gakum tersebut, Tim Gabungan melakukan Penindakan Terhadap 31 Kendaraan Umum.
Tim Gabungan Melakukan Gakum di Bunderan Leuwigajah. Dalam Gakum tersebut, Tim Gabungan melakukan Penindakan Terhadap 31 Kendaraan Umum. [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Dinas Perhubungan Kota Cimahi semakin gencar memeriksa kelaikan kendaraan umum, termasuk bus reguler, bus pariwisata dan angkot.

Selain kegiatan rutin, pemeriksaan kelaikan kendaraan itu juga untuk mengantisipasi dan mencegah kejadian maut yang terjadi di Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Diketahui, bus yang mengalami kecelakaan dan menewaskan puluhan nyawa itu tak laik jalan dan tak uji KIR sejak dua tahun lalu.

"Kita berkaca di Cikidang karena kelalaian jasa angkutan gak uji KIR yang menimbulkan kecelakaan lalu lintas, kami tidak mau terjadi di Cimahi," kata Ranto saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jum'at (14/9/2018).

Pada Kamis (13/9/2018), Dinas Perhubungan bersama TNI-Polri menggelar Penegakan Hukum (Gakum) di sekitar bunderan Leuwigajah, Kota Cimahi.

Dalam Gakum tersebut, tim gabungan melakukan penindakan terhadap 31 kendaraan umum dan kendaraan barang. Mereka dilakukan penilangan karena melanggar aturan seperti jam operasional, habis masa uji KIR, tidak laik jalan dan menyalahi izin angkutan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga melakukan peneguran terhadap sembilan pengemudi angkutan sewa khusus alias angkutan online yang 'mangkal' di tempat yang sudah dilarang.

"Kita berikan teguran karena angkutan area terminal dan stasion ini terlarang bagi angkutan sewa khusus (angkot). Kalau mau mangkal di terminal, jadi angkot aja," tegas Ranto.

Namun, tegas Ranto, pada Gakum kemarin, pihaknya lebih memfokuskan pada kendaraan barang dan kendaraan umum seperti bus. Hal itu untuk memastikan kelaikan bus. Tujuannya semata-mata untuk menghindarkan kendaraan dari kecalakaan akibat tak laik jalan.

Baca Lainnya