Selasa, 4 September 2018 15:28

Berikan Pelayanan Terbaik, Pengadilan Tinggi Jabar Kebut E Court

Reporter : Fery Bangkit 
Sosialisasi E-Court, Solusi Beracara di Pengadilan secara sederhana, cepat dan biaya ringan untuk para advokat KAI di Wilayah Pengadilan Tinggi Jabar'.
Sosialisasi E-Court, Solusi Beracara di Pengadilan secara sederhana, cepat dan biaya ringan untuk para advokat KAI di Wilayah Pengadilan Tinggi Jabar'. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat menargetkan  November 2018 semua pengadilan di Jawa Barat sudah melakukan Elektronik Court (E-Court). Sistem tersebut dilakukan untuk memberi pelayanan sederhana, cepat dan biaya ringan.

Hal itu diungkapkan Ketua PT Jabar Arwan Bryin saat membuka kegiatan 'Sosialisasi E-Court, Solusi Beracara di Pengadilan secara sederhana, cepat dan biaya ringan untuk para advokat KAI di Wilayah Pengadilan Tinggi Jabar'.

Kegiatan sosialisasi diikuti 200 orang advokat yang tergabung dalam Konferensi Advokat Indonesia (KAI) di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia-Afrika, Selasa (4/9/2018).

"Jadi nanti pelayanan administrasi, seperti pendaftaran perkara, pembayaran atau ongkos perkara bisa dilakukan secara online," kata Arwan.

Menurutnya, Mahkamah Agung (MA) telah mencanangkan reformasi birokrasi, sasarannya memberikan pelayanan yang berkualitas, dan implementasikan mewujudkan peradilan modern berbasiskan teknologi informasi. Itu semua sudah disosialisasikan dengan terbitnya Perma Nomor 3 tahun 2018.

Dalam Perma tersebut intinya mengatur dalam pelayanan pendaftaran, bayar ongkos perkara tidak lagi harus ke pengadilan. Tapi cukup dari rumah atau kantor.

Bahkan pemanggilan dan pemberitahuan sidang pun dilakukan dengan cara elektronik.

"Memberikan reflik atau duplik juga nantinya tidak usah datang ke pengadilan. Cukup di email saja dari kantor atau rumah," ujarnya.

Adanya aturan ini tentu saja harus dipahami dan laksanakan tidak terkecuali dari kalangan advokat. Makanya layanan ini wajib disosialisasikan kepada para advokat agar mengerti dan memahami ketika aturan ini dilaksanakan. Dirinya pun sangat mengapresiasi peranan KAI yang ikut mensosialisasikan program ini ke anggotanya.

Arwan Byrin juga menyebutkan sudah mencanangkan di November 2018, semua peradilan di Jawa Barat sudah melaksanakan e-court, dan semua pihak harus memahami dulu sebelum layanan ini diberlakukan. Bila dijalankan layanan ini, akan menghemat biaya, waktu dan mempercepat proses sebagai mana yang diinginkan oleh para pencari keadilan.

Ketua DPD KAI Jabar Lukman Chakim, yang juga panitia acara tersebut menyatakan acara tersebut diikuti 200 orang advokat dari KAI Jabar dan juga diikuti para hakim. Diharapkan dari advokat yang hadir bisa mensosialisasikan juga ke 4000 advokat anggot KAI Jawa Barat.

"KAI memang yang pertama melakukan sosialisasi ini. diharapkan para advokat bisa mengikutinya dengan baik sehingga pada prakteknya nanti bisa lebih paham dan bisa menjalankannya, " ujarnya.

Baca Lainnya