Jumat, 1 Maret 2019 16:18

Berapa Lama Bikin SITU Pedagang Pasar Atas? Baca Jawaban DPMPTSP Kota Cimahi!

Reporter : Fery Bangkit 
Pasar Atas Baru Kota Cimahi.
Pasar Atas Baru Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi mengaku masih menunggu pengajuan pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) para pedagang Pasar Atas Baru, Kota Cimahi.

Izin itu saat ini masih dalam tahap melengkapi berbagai persyaratan dari pedagang yang diakomidir Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi.

Baca Juga : Pengundian Kios Berlangsung Hari ini, Tengok Detail Pembagian Zonanya di Sini!

"Kita masih menunggu. Kalau rekom kan dari Disdagkoperind, kita (DPMPTSP) tinggal melegalkan saja," kata Kepala DPMPTSP Kota Cimahi, Hella Haerani, melalui Staff Analis Perizinan Pembangunan, Agus Rohendi saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jumat (1/3/2019).

SITU merupakan syarat bagi para pedagang Pasar Atas Baru, Kota Cimahi untuk menempati kios yang baru dibangun dan direhabilitasi. SITU khusus diperuntukan bagi izin pedagang yang menempati pasar milik Pemerintah Kota Cimahi.

Baca Juga : Bak Pemilu, Pengundian Kios Pasar Atas Baru Cimahi Gunakan Sistem Demokrasi

"Hanya untuk pasar atas saja, karena sudah ada payung hukumnya," ujar Hella, sambil menambahkan bahwa SITU berlaku juga bagi pedagang Pasar Melong dan Pasar Cimindi, yang notabenya milik pemerintah.

Dikatakan Hella, SITU bagi pedagang pasar tradisional milik Pemerintah Kota Cimahi diberlakukan sejak tahun 2015 atau tepatnya ketika Izin Penggunaan Kios (IPK) sudah tak lagi berlaku. SITU yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi yang saat ini tengah dalam proses revisi.

Baca Juga : Kapan SITU Pedagang Pasar Atas Baru Cimahi Diajukan ke Perizinan? Ini Jawabannya

"Dulu mah IPK, 2015 ganti jadi SITU. Kala tidak salah, kita mengeluarkan IPK tahun 2015," bebernya.

Hella melanjutkan, proses pembuatan SITU sebetulnya tak akan memakan waktu lama bila persyaratan sudah komplit. Jika rekomendasi masuk dari Disdagkoperind, maka akan langsung diurus. Jika melihat Perda lama, SITU akan berlaku selama tiga tahun. Jika sudah habis, maka harus diperpanjang lagi.

"Kalau sesuai aturan itu 7 (tujuh) hari kerja. Tapi kita paling lama 3 (tiga) hari," terangnya.

Baca Lainnya