Jumat, 14 September 2018 13:33

Benny Menjawab Desakan Kaji Ulang Dirinya jadi Sekda Kota Bandung

Reporter : Fery Bangkit 
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar menjawab desakan pengkajian ulang dirinya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) terpilih Kota Bandung.

Seperti diketahui, sejak Benny dipilih menjadi Sekda Kota Bandung, berbagai aksi penolakan pun datang. Salah satunya yang mengatasnamakan Forum Peduli Bandung (FPB).

Terbaru, FPB mendatangi kantor Wali Kota Bandung terpilih, Oded M Daniel. Mereka meminta agar Oded mengkaji ulang pemilihan Benny sebagai Sekda Kota Bandung.

Terkait isu kaji ulang tersebut, Benny menyatakan akan menerima hasil apapun yang terjadi. Sebab, dirinya merasa sudah mengikuti proses seleksi Sekda sesuai aturan yang berlaku.

"Saya mengikuti apa yang menjadi ketentuan. Proses dari mulai pendaftaran sampai saya terpilih saya ikuti semua dan saya lakukan itu murni, tidak ada semacam titipan," tegas Benny saat dihubungi via sambungan telepon, Jum'at (14/9/2018).

Dalam seleksi terbuka Sekda Kota Bandung, Benny menyisihkan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung Ema Sumarna dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Mohamad Salman Fauzi.

Pemilihan Benny menjadi Sekda Kota Bandung diumumkan langsung oleh Ridwan Kamil yang saat itu masih menjadi Wali Kota Bandung. Adapun desakan dari sejumlah Ormas/LSM yang tergabung dalam FPB, bagi Benny itu merupakan kewenangan dari Wali Kota Bandung.

"Kalau menurut saya apapun yang akan terjadi terhadap karir saya serahkan kepada Alloh, karena Alloh yang maha tahu. Selama ini saya tidak pernah meminta jabatan, saya tidak pernah menolak ditempatkan dimana saja," ujar Benny.

Dia melanjutkan, masuknya dia menjadi kandidat Sekda Kota Bandung pun atas dorongan dari rekan-rekannya semasa sekolah yang bekerja di Kota Bandung. Sebab memiliki keinginan untuk mengabdi di daerah asal, Benny pun memutuskan untuk ikut seleksi terbuka Sekda Kota Bandung.

Saat diumumkan oleh Ridwan Kamil menjadi Sekda, Benny pun membantah itu karena faktor kedekatannya dengan Gubernur Jawa Barat tersebut. Pasalnya, kata dia, terpilihnya itu memang murni karena iku seleksi terbuka.

"Yang saya tau beliau (Ridwan Kamil) cukup fair, profesional. Open bidding itu memberikan kesempatan dari luar untuk berkiprah," tegasnya.

Kesimpulannya, kata Benny, apapun masalah yang menimpa dirinya sejak diumumkan jadi Sekda Kota Bandung, itu merupakan pembelajaran baginya agar ke depan bekerja lebih baik lagi.

"Ini merupakan pembelajaran ke depan jadi lebih baik. Bagi saya ini merupakan ujian yang baik supaya saya melakukan yang lebih baik lagi ke depan," pungkasnya.

Baca Lainnya