Kamis, 3 Mei 2018 21:27

Belum Terima Gaji Pokok, ASN Pemkab Bandung Barat Bawa-bawa Kasus OTT

Reporter : Fery Bangkit 
Illustrasi
Illustrasi [Net]

Limawaktu.id - Tanggal 1 yang dinanti setiap bulan merupakan harapan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menerima Gaji pokok.

Namun, harapan untuk saat ini belum bisa terwujud bagi ASN dibeberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya, hingga tanggal 3 Mei 2018, mereka belum menerima haknya sebagai abdi negara.

"Iya biasanya saya nerima gaji tanggal 1, tapi sampai hari ini belum cair, " terang salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya, Kamis (3/5/2018).

Selain gaji pokok, dia juga belum menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk periode April 2018. Padahal, biasanya TPP diterimanya pada pertengahan bulan.

Menurutnya, tehambatnya gaji pokok dan TPP itu disebabkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan Bupati Bandung Barat, Abubakar serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Weti Lembanawati, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Asep Hikayat dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Adiyoto.

"Intinya, menyesalkan. Dampak kasus KPK kemarin, PNS jadi korban," ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Pemberitaan Pemkab Bandung Barat Efhi Effendy mengakui belum mengetahui pasti terkait terlambatnya pembayaran gaji pokok di beberapa SKPD.

Namun untuk TPP, diakuinya memang ada keterlambatan. Tapi menurutnya hal tersebut bukan disebabkan kasus OTT KPK beberapa waktu lalu.

"Kayanya gak ya (hubungan dengan kasus OTT). Kalau tunjangan di semua SKPD tergantung dari proses pencairan anggaran," jelas Efhi.

Baca Lainnya