Rabu, 11 Oktober 2017 16:57

Begini Respon Kobanter Baru Jawa Barat Atas Dihentikannya Operasi Angkutan Online

Reporter : Fery Bangkit 
Pengemudi Angkutan Konvensional meminta angkutan online berplat kuning.
Pengemudi Angkutan Konvensional meminta angkutan online berplat kuning. [kit]

Limawaktu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat resmi menyepakati penghentian operasi sementara operasi Angkutan Online sementara di wilayah Jawa Barat. 

Atas keputusan tersebut, Ketua Unit Kerja Kobanter Baru Jawa Barat, Akbar Ginanjar meminta agar para sopir angkutan konvensional dan angkutan online untuk sama-sama menahan diri. 

Baca Juga : Pengusaha Angkutan Online Kecewa Putusan MA

"Sedikit kecewa sementara ini dihentikan operasional. Tapi kita pun menghormati keputusan yang dibuat," ujarnya, saat hubungi via telepon, Rabu (11/10/2017). 

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya meminta pemerintah segera menerbitkan peraturan baru tentang keberadaan angkutan online. 

Baca Juga : Angkutan Online di Cimahi Belum Bisa Uji KIR, Ini Alasannya?

Sebab, katanya, dengan adanya aturan resmi, angkutan online bisa beroperasi lagi. Selain tentunya untuk aturan tersebut bisa meminimalisir gesekan antara angkutan online dengan kovensional di lapangan. 

"Secara badan hukum, yang mewadahi rekan-rekan online ini tinggal menunggu regulasi. Saat ini sedang tahap uji publik," katanya. 

Sementara itu, Ade (47), salah seorang sopir angkot jurusan Cimahi-Leuwi Panjang menegaskan, jika angkutan online ingin beroperasi, mereka harus mengganti plat nomor kendaraannya dengan warna kuning. 

"Kan angkutan online mah platnya harus warna kuning. Biar tau kalau mereka angkutan umum," katanya. (kit)

 

Baca Lainnya