Senin, 14 Mei 2018 13:46

Bappenda Kota Cimahi Cetak 126 Ribu Revisian SPPT PBB Baru

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Membayar PBB Secara Online pada Senin (14/5/2018) di Gedung Technopark Cimahi, Jln. Raya Baros.
Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Membayar PBB Secara Online pada Senin (14/5/2018) di Gedung Technopark Cimahi, Jln. Raya Baros. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Badan Pengelolaan dan Pendapatan (Bappenda) Kota Cimahi telah merevisi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT). Dalam SPPT baru itu, tercantum jumlah piutang Wajib Pajak (WP).

Total jumlah SPPT hasil Revisi mencapai 126 lembar. Jumlah tersebut disesuaikan dengan WP Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) se-Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menjelaskan, pencantuman piutang WP lewat SPPT pajak dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat bila memang masih memiliki piutang PBB sejak beberapa tahun lalu.

"Kemarin ada sedikit kesimpangsiuran informasi. Masyarakat belum paham tentang format yang baru," kata Ajay usai membuka sosialisasi dan launching SPPT PBB Pedesaan dan Perkotaan Kota cimahi tahun 2018 di Gedung Technopark Cimahi, Jalan Raya Baros (14/5/2018).

Dikatakannya, melalui kegiatan hari ini, diharapkan semua masyarakat paham tentang SPPT yang baru ini. Bila masih ada yang bingung, dirinya meminta agar WP meminta klarifikasi langsung ke Bappenda Kota Cimahi.

"Sekarang disosialisasikan supaya masyarakat tidak bingung. Kalau sudah pahamkan pola pikirnya bergeser," katanya.

Sementara itu, Kepala Bappenda Kota Cimahi, Bambang Maulana menambahkan, pencantuman piutang dalam SPPT PBB ini untuk menyelesaikan masalah pituang PBB para WP.

"Kita setiap pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meningkat terus (piutang PBB)," katanya.

Dengan pencantuman piutang PBB dalam SPPT ini, kata Bambang, diharapkan para WP untuk segera membayarnya. Bila memang tidak memiliki hutang, diminta segera mengklarifikasi ke pihaknya.

"Ini untuk meng-clearkan data hutang," ucapnya.

Baca Lainnya