Selasa, 5 Desember 2023 17:24

Bank Indonesia Berikan Bantuan 5000 Bibit Cabe Kepada Kelompok Tani Hurip Jaya

Reporter : Bubun Munawar
Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi melakukan  Gerakan taman pangan cepat panen hotikultura (gertam parti), di Kampung Nyalindung Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara, Selasa (5/12/2023)
Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi melakukan Gerakan taman pangan cepat panen hotikultura (gertam parti), di Kampung Nyalindung Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara, Selasa (5/12/2023) [Diskominfo Kota Cimahi]

Limawaktu.id, Cimahi - Dalam rangka membantu Pemerintah Daerah dalam pengendalian inflasi, Bank Indonesia memberikan bantuan 5000 bibit cabe kepada Kelompok Tani Hurip Jaya Kampung Nyalindung RT 02 RW 05 Kelurahan Citeureup,  Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi  pada Selasa (05/12/2023).

Bantuan 5000 bibit cabe secara simbolis diserahkan oleh Pj.Wali Kota Cimahi Dicky Saromi dan Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat Yusuf Wicaksono kepada anggota Kelompok Tani Hurip Jaya. Selain penyerahan bantuan bibit juga dilaksanakan gerakan tanam pangan cepat panen dalam rangka penyediaan bahan pangan ditingkat rumah tangga untuk menekan angka inflasi.

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat  Yusuf  Wicaksono menjelaskan bahwa pemberian bibit cabe menjadi salah satu upaya Bank Indonesia untuk menekan laju inflasi di Jawa Barat, khususnya di Kota Cimahi .

“Salah satu Upaya Bank Indonesia untuk membantu pengendalian inflasi dari sisi supply, yaitu untuk menambah pasokan di Masyarakat agar harganya bisa terkendali, oleh karena itu kita bekerjasama dengan pemerintah provinsi, kota dan kabupaten di seluruh Jawa Barat dengan produk holtikultural. Khusus di Kota Cimahi ini kita bantu di cabe rawitnya, yang mengalami penurunan produksi  disebabkan pengaruh El nino musim kering  yang panjang sehingga musim tanamnya mundur dan berpengaruh pada produksinya , menyebabkan produksi di bulan November dan Desember tidak mencukupi kebutuhan. Angka Inflasi Jawa Barat adalah 0.38 %, tapi 0,17% nya disumbang oleh cabe rawit,” tuturnya.

Sementara Pj.Wali Kota Cimahi Dicky menyampaikan apresiasinya atas bantuan 5000 bibit cabe dari Bank Indonesia. Melalui Gerakan taman pangan cepat panen hotikultura (gertam parti) dapat untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura khususnya tanaman cabe, serta mendukung peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Cimahi,

“Kegiatan hari ini, adalah satu langkah yang dilakukan secara struktural atau sistemik dalam pengendalian inflasi di Kota Cimahi hususnya untuk komoditi cabe, karena komoditi cabe ini di hampir semua daerah fluktuasi harganya selalu berubah dan cenderung naik, maka yang kami lakukan ini  adalah berupaya  agar dari sisi  penyediaan atau supply dapat dilakukan oleh Kota Cimahi secara mandiri melalui para petani setempat pada lahan-lahan pertanian  yang tersedia” jelasnya.

Dicky berharap  bantuan 5000 bibit cabe dari Bank Indonesia dapat dipelihara dan dirawat oleh para petani yang sudah ditunjuk dan kami percayakan, sehingga nanti 3 bulan kemudian kami dapat kembali datang untuk panen, jadi bukan hanya menanamnya saja. Ada beberapa lahan pertanian yang tidak hanya berupa lahan terbuka, tetapi dilakukan  juga secara urban farming / urban farming dilakukan oleh para Kelompok Wanita Tani di setiap kelurahan, tidak hanya untuk tanaman cabe tapi  juga ada tanaman-tanaman lainnya.

“Kita terus upayakan untuk tidak mengandalkan pasokan dari luar) , namun yang jelas kita masih bergantung pada daerah penghasil untuk memberikan supply nya pada kita, salah satunya kemarin sudah menandatangani kerjasama dengan Kabupaten Garut, agar daerah penghasil di kabupaten Garut memberikan supply nya pada pasar-pasar yang ada di Kota Cimahi , termasuk dengan Kabupaten Bandung/ hari ini akan melakukan survey  untuk melihat penghasil di tempat-tempat tertentu yang nantinya dapat memberikan supply pada kita/ dengan Kabupaten Bandung MOU nya sudah dibuatkan” pungkasnya.

 

Baca Lainnya