Kamis, 21 September 2017 11:47

Angkutan Online di Cimahi Belum Bisa Uji KIR, Ini Alasannya?

Reporter : Fery Bangkit 
Kendaraan Angkutan Umum sedang di uji di Pengujian Dishub Kota Cimahi
Kendaraan Angkutan Umum sedang di uji di Pengujian Dishub Kota Cimahi [limawaktu dok]

Cimahi - Adanya angkutan online membuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Cimahi tertarik untuk meminangnya, agar melakukan uji kalaikan (KIR) di Kota Cimahi.

Namun, hal tersebut belum bisa terlaksana mengingat aturan tentang angkutan online dalam Permenhub No. 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung RI.

Padahal, kata Asep Rahmat Rio, Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Cimahi, bila angkutan online sudah diharuskan melalukan uji KIR, akan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi.

"Saya setuju kalau angkutan online itu di Cimahi itu diuji KIR, tapi kita nunggu aturan jelasnya, juklas juklisnya seperti apa," ujarnya, Kamis (21/9/2017).
Berdasarkan data yang diperoleh dari UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, PAD yang didapat dari uji KIR tahun 2016 mencapai Rp 600 juta, melebihi dari target yang ditentukan yakni Rp 583 juta.

Sementara target tahun ini, PAD yang dihasilkan dari uji KIR sekitar Rp 594 juta. Melihat raihan tahun lalu, angka tersebut realitis untuk dicapai, mengingat masih ada cukup waktu untuk mengejarnya.

"Kita PAD sampai bulan Agustus saja sudah Rp 445 juta. Optimis bisa kekejar, acuannya tahun kemarin," kata Asep.
Besaran biaya uji KIR di Cimahi sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum. (kit)

Nirwan AR
Nirwan AR

Alamat uji Kir wilaya. Cimahi selatan dimana. ?????

18 April 2018 22:19 Balas