Jumat, 26 Januari 2018 19:39

Akhirnya 5 TKI Ilegal Asal Bandung Barat Dipulangkan

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Limawaktu.id,- Lima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Kabupaten Bandung Barat dipulangkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia. Para TKI ilegal itu hendak diberangkatkan ke Timur Tengah.

Kelima TKI itu adalah Rani Mardiani (31) warga Desa Singajaya Kecamatan Cihamapelas, Sanah (45) warga Desa Cikande Kecamatan Saguling, Kurniasih (43) warga Desa Citapen Kecamatan Cihampelas, Sutinah (51) warga Desa Singajaya Kecamatan Cihampelas dan Eti Sukmawati (38) warga Desa Cicangkang Girang Kecamatan Cililin.

Mereka adalah lima dari ratusan TKI ilegal yang digerebek oleh Kemenaker di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKN) Restu Putri, Pondok Kopi, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kurniasih (43) bersyukur bisa kembali ke kampung halamannya. Selain itu dia pun meminta maaf atas kejadian ini karena akibat ketidaktahuannya jadi menimbulkan persoalan yang membuat semua pihak jadi direpotkan.

"Saya tidak tahu kalau pergi jadi TKI ke Abu Dhabi itu dilarang oleh pemerintah," ucapnya, Jum'at (26/1/2018).

Dia mengaku tidak khawatir terhadap intimidasi dari calo perusahaan atau sponsor yang telah merekrutnya dan disinyalir ilegal. Sebab dirinya percaya pada aparat pemerintah Kabupaten Bandung Barat beserta aparat desa dan kecamatan yang bisa melindunginya.

Subdit Perlindungan TKI dari Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, Teguh Bachtiar mengatakan, bahwa pemerintah tentu akan terus menindaklanjuti atas laporan-laporan yang masuk. Pihaknya juga akan terus mencari siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini bekerjasama dengan Bareskrim Polri dan lainnya.

"Totalnya ada 100 orang dan 81 orangnya akan diberangkatkan ke Timur tengah. Namun 79 orang kami bawa ke rumah perlindungan milik Kemensos dan dipulangkan," terangnya.

Menurutnya jika terbukti kejadian ini melibatkan pelaksana penempatan TKI swasta (PPTKIS) maka akan diberi sanksi tegas bahkan pencabutan izin. Sedangkan untuk BLKLN-nya akan diberi rekomendasi ke tingkat Provinsi DKI agar izinnya ditindak tegas.

Dia menyebutkam, pemulangan TKI ilegal ini baru sebatas yang ada di wilayah Jawa, sedangkan TKI ilegal di luar Jawa masih berkoordinasi karena sebagian identitas mereka ada yang hilang.

"Kami masih koordinasi untuk pesan tiketnya dengan daerah, mungkin dalam waktu dekat ini mereka dari luar Jawa bisa dipulangkan juga," sambungnya.

Sementara itu Kepala Seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans KBB, Sutrisno mengakui bahwa kejadian semacam ini merupakan pelajaran berharga untuk Disnakertrans KBB.

"Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama, respon Kemenaker sangat bagus untuk terus mengayomi WNI yang tersangkut masalah," tandasnya.