Sabtu, 30 Desember 2017 18:17

Ajay Bilang Tambah Lahan Pertanian, Petani Bilang Mustahil

Reporter : Fery Bangkit 
Seorang Petani menggarap lahannya yang dikelilingi pemukiman.
Seorang Petani menggarap lahannya yang dikelilingi pemukiman. [Limawaktu]

Limawaktu.id,– Para petani di Kota Cimahi menilai, ucapan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna soal penambahan lahan pertanian merupakan hal yang mustahil.

Menurut Rizal Kusnandar (43), salah seorang petani asal Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, mempertahankan lahan pertanian yang ada saat ini saja sudah sulit, apalagi menambahnya.

Baca Juga : Ajay Serahkan Kartu Tani

“Mustahil. Itu mah retorika saja,” ucap Rizal, Sabtu (30/12/2017).

Dikatakannya, alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman di Cimahi sulit untuk dihindarkan saat ini. Untuk itu, ia dan para petani lainnya meminta Pemerintah Kota Cimahi benar-benar memiliki komitmen untuk mempertahakan lahan yang tersisa saat ini.

“Sekarang alih fungsi lahan pertanian ngeri. Kawasan pertanian mulai habis diganti perumahan,” kata Rizal.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna sempat berujar akan menambah lahan pertanian di Kota Cimahi. Saat ini, lahan pertanian yang tersisa di Cimahi hanya berkisar 137 hektare saja.

“Lahan pertanian tidak boleh dialihfungsikan apapun, malah kita akan nambah,” kata Ajay.

Dikatakannya, rencana penambahan itu tertuang dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Cimahi.

“Ada lahan pertanian berkelanjutan. Ada di RDTR, kita amankan,” tuturnya.

Menurutnya, Kota Cimahi ini memang kecil, tapi menjadi buruan orang untuk tinggal di Cimahi. Akibatnya, lahan pertanian semkin habis karena digarap untuk dijadikan permukiman.

“Tapi InsyaAlloh kami dari pemerintah kotanya menjaga,” tandasnya. (kit)

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer