Rabu, 19 Juni 2019 11:47

Ada Pembukaan CPNS dan P3K, Segini Pengajuan Formasi dari Pemkot Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
ASN Cimahi Berjabat Tangan Usia Pelaksanaan Apel Perdana Usai Cuti Bersama Lebaran Di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.
ASN Cimahi Berjabat Tangan Usia Pelaksanaan Apel Perdana Usai Cuti Bersama Lebaran Di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mengajukan penambahan pegawai baru melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Perjanjian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Pengajuan formasi untuk dua pekerjaan dari pemerintah itu sudah dilayangkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Wacananya, pembukaan seleksi CPNS dan P3K akan dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga : 6 Nama Perebutkan Posisi Kadisub dan Kasatpol PP Cimahi

"Kita sudah mengajukan formasinya ke Jakarta. Usulannya sekitar 100 formasi," terang Kepala Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah, Ahmad Saefulloh yang didampingi Sekretarisnya, Heni Tishaeni saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Rabu (19/6/2019).

Dikatakannya, usulan itu diajukan berdasarkan hasil Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja (Anjab dan ABK) di Pemkot Cimahi. Selain itu, usulan itu dilihat berdasarkan angka jumlah pensiun PNS.

Baca Juga : Puluhan ASN Bolos Apel Pertama Pasca Cuti Lebaran

"Itu melihat kebutuhan kita juga, Anjab ABK berapa. terus lihat batas usia pensiun," jelas Ahmad.

Dia melanjutkan, usulan 100 formasi kebutuhan pegawai itu terbagi ke dalam dua macam. Rinciannya, 30 persen untuk formasi CPNS dan 70 persen untuk perekrutan P3K. Dari keduanya, formasi akan dibuka untuk tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Baca Juga : Puluhan ASN Cimahi Dilaporkan ke Kemenpan RB, ini Sebabnya!

"30 persen PNS, 70 persen dari P3K. Komposisinya masih banyak di guru. 85 orang formasi guru, kesehatan 11, tenaga teknis 4 orang," ungkapnya.

Diakuinya, usulan 100 formasi untuk tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis itu belum cukup untuk menutup kekurangan pegawai di Pemkot Cimahi. Tapi, pihaknya juga harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah mengingat gajinya dibayarkan oleh pemerintah daerah.

"Kita masih banyak kurangnya, tapi lihat kemampuan daerah juga," tegasnya.

Namun, lanjut Ahmad, jumlah formasi itu masih sekedar usulan. Perihal disetujui atau tidak, pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

"Usulannya 100 tapi belum tahu dikasih berapa nantinya," ucapnya.

Perihal kepastian pelaksanaan pembukaan CPNS dan P3K, kata dia, pihaknya sejauh ini belum mengetahui secara detail. Pemkot Cimahi masih menunggu kepastian jadwalnya dari pemerintah pusat.

"Belum (belum ada waktu pelaksanaan). Mereka masih ngitung (kebutuhan) kayanya sebelum dibuka resmi," pungkasnya.

Baca Lainnya