Senin, 11 Februari 2019 15:40

Abdi Negara di RSUD Cibabat Pakai Sabu, Ajay Bilang Begini

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menegaskan, bakal memberikan sanksi tegas terhadap Pegawai Negara Sipil (PNS) yang terjerat narkoba. Sanksi terberatnya bisa sampai dipecat.

Hal itu dikatakannya usai menerima informasi adanya PNS di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi menggunakan narkoba jenis sabu. 

Baca Juga : Pegawainya Terjerat Narkoba, Begini Respon Dirut RSUD Cibabat

PNS itu bernama Suhendrik (37), yang bekerja di RSUD Cibabat. Ia ditangkap Satresnarkoba Polres Cimahi akhir bulan Januari, karena kedapatan mengkonsumsi narkoba sabu-sabu.

"Kalau sudah positif terbukti, saya minta dinas terkait terapkan sanksi pemecatan," kata Ajay saat ditemui di Kecamatan Cimahi Utara, Jalan Jati Serut, Senin (11/2/2019). 

Baca Juga : Ketergantungan Sabu, Seorang PNS di Cimahi Terancam 10 Tahun Penjara

Dikatakannya, keterlibatan PNS ke dalam dunia narkoba masuk dalam pelanggaran berat. Sanksi yang diterapkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mengacu UU ASN No. 5/2014.

"Saya sayangkan. Dimana semua dari kita perang melawan narkoba karena membahayakan, ternyata ada ASN kita malah pakai narkoba," ungkapnya.

Ia meminta kasus kali ini menjadikan pelajaran bagi PNS lainnya agar tak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Kami akan lakukan penertiban kedisiplinan lebih ditingkatkan lagi. Kalau mau ada tes urin, jangan sampai info bocor nanti bisa banyak alasan," tandasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer