Rabu, 22 November 2017 19:57

98% Warga di Jawa Barat Sudah Nikmati Listrik

Reporter : Fery Bangkit 
Para peserta Customer and Stakeholder gathering berkumpul di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.
Para peserta Customer and Stakeholder gathering berkumpul di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- General Manager (GM) PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana menyebutkan, 98,5% masyarakat di Jawa Barat sudah teraliri listrik. Hal tersebut disampaikannya disela-sela acara Customer and Stakeholder gathering, di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Rabu (22/11/2017).

"Di Jabar rumah tangga yang sudah teraliri listrik mencapai 98,5 persen. Jadi masih ada 1,5 persen Kepala Keluarga (KK) yang belum mendapatkan listrik dan adanya di Jabar Selatan," terangnya. Total keseluruhan, bebernya, pelanggan di Jawa Barat memiliki pelanggan sebanyak 13 juta, dengan 12 juta di antaranya adalah pelanggan rumah tangga.

Menurut Iwan, dari 13 juta pelanggan tersebut, sekitar 500 ribu pelanggan masih mendaparkan subsidi dan pelanggan diatas 200 kVA ada sekitar 5.000 pelanggan. Sementara, pelanggan bertegangan tinggi hanya 28 pelanggan saja.
"Memang beberapa daerah dimasuki kendaraan untuk membawa bahan terutama membawa tiang-tiang. Jadi, lebih mudah menyambung 1.000 sambungan di Kota Cimahi dibandingkan dengan 10 rumah di pelosok," jelasnya.

Namun demikian, Iwan mengaku pihak PLN khususnya PLN Distribusi Jabar akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan memberikan aliran listrik diseluruh daerah di Jabar. "Dan jika memang ada yang belum terpasang listrik karena tidak mampu ekonomi, lanjutnya, PLN memberikan kemudahan dengan mekanisme pembayaran dengan mencicil," ujarnya.

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna, meminta bantuan kepada PLN khususnya PLN area Cimahi untuk terus mensosialisasikan kepada masyrakat terkait pemasangan listrik bersubsidi. Ajay juga meminta agar PLN tak bosan untuk mengingatkan kepada masyarakat terkait bahaya arus pendek dari aliran listrik. "Pemerintah Cimahi akan mendorong dan memfasilitasi serta lebih aktif dalam pelayanan kepada masyarakat terkait pembangunan ketenagaan listrik ini," pungkasnya. (kit)