Selasa, 2 April 2019 17:58

4000 Lahan Milik Pemprov Jabar Belum Bersertifikat

Reporter : Bubun Munawar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil [net]

Limawaktu.id - Sekitar 4000 bidang aset tanah milik Pemprov Jabar ternyata belum memiliki sertifikat, lahan tersebut tersebar diseluruh Jawa Barat. Hal itu mengemuka saat Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Jawa Barat, di Hotel Grand Mercure, Jalan Dr. Setiabudi, Kota Bandung, Senin (1/4/19).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar tidak ada aset tanah yang terlantar.

"Tidak boleh ada tanah nganggur di tanah pemprov juga. Kerjasamakan dengan sebuah cara. Tidak boleh ada tanah yang tidak termanfaatkan secara positif," pintanya saat menjadi narasumber di acara tersebut.

Menurut Emil, sapaan akrabnya, pemerintah kabupaten/pemerintah kota agar mendata aset berupa lahan terlantar yang ada. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sehingga pada masa mendatang tidak ada tanah terlantar.

"Saya ingin Jawa Barat jadi percontohan reformasi agraria, dimana tidak ada lagi lahan-lahan terlantar. Saya tidak mau ada tanah terlantar," kata Emil

Dikatakan Emil, setelah data-sata itu ada langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi lahan terlantar yang subur dan gersang. Hal itu akan menentukan program pemberdayaan lahan.

 "Saya minta data tanah HGU yang terlantar. Nanti ada HGU tanah gersang dan tanah subur," ujar Emil.

Untuk tanah gersang, Emil menjelaskan, bisa diberdayakan dengan pertanian infus yang saat ini menjadi tren pertanian dunia. Tanaman dengan konsep pertanian infus tidak perlu disiram, namun hanya perlu minum dengan cara diteteskan air tanpa berlebihan pada waktu yang telah ditentukan.

Untuk itu, Emil meminta agar disiapkan pula perangkat advokasi hukum untuk pendataan tanah tersebut. Hal ini sebagai langkah antisipasi apabila ada tanah yang status hukumnya bermasalah.

Baca Lainnya