Jumat, 3 November 2017 20:13

3 Hari Operasi Zebra, Polres Cimahi Catat 3 Ribu Pelanggaran

Reporter : Fery Bangkit 
Polisi Lalulintas memeriksa kelengkapan surat pengendara sepeda motor
Polisi Lalulintas memeriksa kelengkapan surat pengendara sepeda motor [Limawaktu]

Limawaktu.id – Hari ketiga Operasi Zebra Lodaya Tahun 2017, Satlantas Polres Cimahi mencatat ada 3.000 pelanggaran lalu lintas di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Suharto mengatakan, Operasi Zebra Lodaya 2017 dimulai sejak 1 November dan akan berakhir 14 November 2017.

“Hari pertama ada 912 pelanggaran, hari kedua 967 pelanggaran, hari ketiga 1.121 planggaran,” terangnya melalui pesan singkat, Jum’at (3/11/2017).

Pelanggaran lalu lintas yang terjadi rata-rata dikarenakan pengemudi tidak memiliki kelengkapan surat berkendara, tidak mengenakan helm dan lain-lain.

Menurut Suharto, kesadaran masyarakat Kota Cimahi dan Bandung Barat setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Hal tersebut merujuk pada jumlah pelanggaran dari tahun sebelumnya yang mengalami penurunan.

Operasi Zebra Lodaya tahun 2015 terdata mencapai 18.000 pelanggar. Jumlah tersebut mengalami penurunan drastis tahun 2016 yang hanya mencapai 8.000 pelanggar.

“Kegiatan ini untuk mewujudkan keamanan, keselamatan dan ketertiban di jalan,” ucap Suharto.

Sementara itu, menurut Kepala Bagian Operasi (KBO) Lantas Polres Cimahi, Iptu Dudy Iskandar, operasi terhadap kendaraan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas).

Dikatakannya, tidak sedikit Lakalantas terjadi justru disebabkan oleh hal-hal kecil seperti prasyarat dalam berlalulintas misalnya, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan kelengkapan surat-surat kendaraan lainnya.

"Pengendara yang tidak membawa surat-surat lengkap, biasanya akan panik kalau melihat ada operasi dijalan. Sehingga bisa merugikan dirinya sendiri maupun orang lain," kata Dudy. (kit)