Senin, 9 Juli 2018 15:46

25% Warga Cimahi Belum Nikmati Air Bersih

Reporter : Fery Bangkit 
UPT Air Bersih Kota Cimahi, salah satu penyumbang air bersih bagi Kota Cimahi.
UPT Air Bersih Kota Cimahi, salah satu penyumbang air bersih bagi Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota cimahi mencatat, 25% warga Kota Cimahi belum terlayani air bersih.

Dari total sekitar 530.000 warga Cimahi, baru sekitar 75% yang sudah menikmati air bersih. Rincian, baru 76.900 Sambungan Rumah (SR) dengan jumlah penduduk sebanyak 365.000 yang terlayani air bersih.

"Secara keseluruhan air bersih sudah terlayani sekitar 75 persen. Sekitar 25 persen atau sekitar 30 ribu SR (belum terlayani)," terang Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Muhammad Nur Kuswandana saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (9/7/2018).

Cakupan air bersih terpenuhi oleh beberapa sumber air. Di antaranya dari PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung sebanyak 14.500 SR, PDAM Tirta Wening Kota Bandung sebanyak 500 SR, dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Minum Kota Cimahi sebanyak 1.474 SR

Masyarakat juga mendapatkan pasokan air bersih dari sumur artesis sebanyak 7.336 SR dan swadaya masyarakat berupa sumur dangkal kurang lebih 49.676 SR.

Untuk memenuhi sisa kebutuhan air bersih bagi warga Cimahi, DPKP Kota Cimahi memiliki sejumlah program yang akan direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.

Rencananya, untuk pemenuhan air bersih, pihaknya akan mengelola air yang bersumber dari aliran sungai Leuwilayung yang berada di Kampung Sukasari, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

"Rencananya, sumber air Leuwilayung akan menyalurkan air sampai 500 liter/detik atau untuk 5.000 SR," ungkap Muhammad Nur.

Guna merealisasikan rencana tersebut, Nur menjelaskan saat ini pihaknya sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED). Saat ini, tahapan tersebut sudah sampai proses pembebasan lahan.

"Untuk sekarang DED-nya sudah siap. Sekarang mau pembebasan lahan. Mudah-mudahan tahun depan mulai kontruksi Leuwilayung," kata Nur.

Selain sumber air dari Leuwilayung, sumber air dari UPT Air Minum Kota Cimahi juga terus digenjot. Pasalnya, kapasitas penampungan milik UPT tersebut cukup untuk memenuhi hingga 5.000 SR. Sementara yang baru tersambung baru sekitar 1.500 SR.

Selain itu, harapan untuk mencakup layanan 100% air bersih juga akan diupayakan lewat Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Gambung dari Kabupaten Bandung.

Rencananya, SPAM Gambung tersebut akan mengaliri sekitar 15.000 SR warga di Kota Cimahi.

Baca Lainnya