Jumat, 29 Mei 2020 14:10

14 Orang Berebut 3 Posisi Jabatan di Pemkab Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Tengah Memimpin Apel dengan PNS
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Tengah Memimpin Apel dengan PNS [Istimewa]

KBB - Ditengah pandemi virus korona atau Covid-19, Pemkab Bandung Barat tetap menjalankan seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Terbaru, ada 14 pejabat yang lolos tahapan seleksi awal.

Seleksi terbuka tersebut untuk mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan yang hingga saat ini kosong dan Kepala Dinas Perhubungan yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).

"Senin pekan depan kita akan melakukan wawancara para peserta yang jumlahnya 14 orang," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Ilyas saat dihububungi, Jumat (28/5/2020).

Awalnya, terang Asep, ada 16 orang yang mendaftar untuk mengikuti open bidding. Namun, untuk dua orang dinyatakan gagal dalam proses seleksi sebelumnya karena tidak memenuhi persyaratan.

Proses seleksi terbuka untuk tiga posisi kepala dinas tersebut dibuka mulai dari penerimaan berkas, seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak, assesment, dan seleksi kompetensi bidang seperti gagasan tertulis hingga wawancara.

"Dari jumlah total 16 pendaftar ada 2 orang yang gagal dalam tahapan proses seleksi awal. Jadi sampai saat ini ada 14 yang lolos hingga tahap wawancara untuk tiga posisi kepala dinas itu," beber Asep.

Berdasarkan jadwal awal, pelantikan rencananya akan dilaksanakan 5 Juni 2020 bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan. Khusus untuk Kepala Dinas Perhubungan akan dilaksanakan pada 1 September 2020.

"Kenapa pelantikannya berbeda? karena Kepala Dinas Perhubungan baru akan pensiun pada bulan Agustus dan saat ini beliau masih menjabat," jelas Asep.

Menurutnya, berdasarkan aturan, pemerintah daerah diperbolehkan melaksanakan seleksi terbuka meskipun saat ini jabatannya masih terisi. Asalkan peserta yang akan dilantik nanti pejabat sebelumnya harus sudah pensiun.

"Yang bersangkutan (Kadishub) masih menjabat, tapi kita melaksanakan open bidding diperbolehkan. Jadi ketentuannya, setelah yang sebelumnya pensiun, peserta yang lolos bisa langsung dilantik," tandasnya.

Baca Lainnya