Selasa, 13 November 2018 13:11

100 Motor Dikandangkan Selama Operasi Zebra 2018 di Cimahi-KBB

Reporter : Fery Bangkit 
Operasi Zebra Lodaya 2018.
Operasi Zebra Lodaya 2018. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Satlantas Polres Cimahi mencatat, jumlah pelanggaran selama Operasi Zebra Lodaya 2018 mencapai sekitar 10 ribu pelanggar.

Data itu didapat selama dua pekan, atau sejak 31 Oktober hingga 12 November 2018. Operasi berlangsung di wilayah hukum Polres Cimahi, yakni Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga : Speedgun Jaring Puluhan Pengendara di Tol Purbaleunyi

Sekitar 100 kendaraan di antaranya sempat dikandangkan di Mapolres Cimahi, meski sebagian sudah diambil kembali oleh pemiliknya. Sementara korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas selama operasi zebra tahun ini hanya satu jiwa.

"Kalau kendaraan roda dia yang kita amankan ada sekitar 100 kendaraan. Rata-rata per hari ada 10 motor yang diamankan," terang Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar saat dihubungi via pesan singkat, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga : Gelar Operasi Zebra, Personel Polisi Kenakan Pita Hitam

Sekitar 100 kendaraan roda dua yang terpaksa diamankan dikarenakan pelanggar belum bisa menunjukan surat kelengkapan kendaraan. Setelah bisa menunjukan surat-surat, seperti STNK, barulah kendaraan itu bisa diambil oleh pelanggar.

Dari keseluruhan data pelanggar, lanjut Duddy, menurun sekitar 60 % dibandingkan yakni dari 17 ribu pelanggar tahun 2017 turun menjadi 10 ribu pelanggar di tahun 2018. 

Baca Juga : Jadwal dan Lokasi Operasi Zebra 2018 di Wilayah Cimahi-KBB

"Untuk operasi zebra tahun ini, per harinya juga ada penurunan. Hari pertama ada 900 pelanggar, berikutnya mulai turun," bebernya.

Dari jumlah pelanggar yang ada, yang paling mendominasi ialah kendaraan roda dua. Dengan berbagai jenis pelanggaran, seperti tak mengenakan helm, anak di bawah umur, tidak dilengkapi dengan kaca spion dan pelanggaran lainnya.

Duddy berharap, dengan adanya pelaksanaan operasi ini, masyarakat khususnya pengendara lebih menyadari akan pentingnya tertib lalu lintas.

"Jadi tidak hanya pas ada polisi saja tertibnya, tapi jadi kebiasaan untuk patuh dan tertib lalu lintas," imbuh Duddy.

Baca Lainnya