Selasa, 14 Agustus 2018 20:16

Salam Kemerdekaan RI ke-73 dari Ketinggian 1.228 MDPL

Reporter : Fery Bangkit 
Pengirbaran bendera merah putih raksasa di tebing Gunung Gunung Batu Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pengirbaran bendera merah putih raksasa di tebing Gunung Gunung Batu Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). [Ferry Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Bendera merah putih raksasa berukuran 8x12 meter terbentang di ketinggian 1.228 MDPL di tebing Gunung Gunung Batu Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

'Sang Saka Merah Putih' yang terpasang tepat di atas sesar Lembang itu menandakan bahwa sebentar lagi Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan ke-73. Tepatnya pada 17 Agustus mendatang.

Proses persiapan hingga pengibaran bendera ini melibatkan Karang Taruna, Forum Peduli Lingkungan, komunitas Pemanjat Tebing, Pasukan Pelajar Pengibaran Bendera (Pasjapara) Lembang serta pemerintahan desa setempat. Selama prosesi pengibaran bendera, ratusan peserta yang hadir turut mengiringi lagu Indonesia Raya.

Ketua penyelenggara, Hedi Marliana mengatakan, pengibaran bendera di tebing Gunung Batu ini dilaksanakan untuk kedua kalinya setelah tahun 2016 lalu. Bendera merah putih ini akan membentang di Gunung Batu sampai tanggal 31 Agustus 2018.

"Acara dilaksanakan sebelum puncak HUT kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2018 agar tak berbenturan dengan kegiatan lainnya. Untuk persiapannya, hanya dilakukan selama sekitar dua minggu," kata Hedi usai pengibaran bendera.

Hedi menyatakan, kegiatan ini sebenarnya tidak ada bandingannya dengan perjuangan para pahlawan yang sudah memerdekakan bangsa Indonesia. Tapi diakuinya, selama persiapan hingga pengibaran bendera ini, pihaknya pun mempertaruhkan nyawa karena resikonya bisa terjatuh dari tebing setinggi 300 meter.

"Pengibaran bendera ini bentuk kita menghargai para pahlawan, bahwa perjuangan untuk mengibarkan bendera pada jaman dulu itu sangat susah," tuturnya.

Mengenai alasan dipilihnya Gunung Batu sebagai lokasi pengibaran bendera, Hedi mengungkapkan, bahwa gunung ini letaknya strategis, dapat dilihat dari segala penjuru wilayah Lembang. Selain itu, Gunung Batu juga mempunyai daya tarik wisatawan, khususnya pecinta panjat tebing.

"Karena posisi Gunung Batu berada di tengah-tengah Lembang dan gunung ini punya nilai jual. Bagi pemanjat tebing sendiri, Gunung Batu jadi tempat yang wajib," terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Desa Pagerwangi, Agus Ruhidayat berharap, kegiatan positif semacam ini bisa dijadikan pelecut semangat generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan.

"Kegiatan ini merupakan momen dan penyemangat generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulu yang telah merebut kemerdekaan dari penjajah. Generasi muda harus kreatif dan lebih maju dalam mengisi kemerdekaan," tandas Agus.

Baca Lainnya