Sabtu, 20 Januari 2018 11:55

PLTA Saguling , Sajian Indah Zona Listrik di Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Selain menjadi ‘pabrik listrik’  yang mesuplai Jawa-Bali, PLTA Saguling juga jadi Destinasi Wisata di Kabupaten Bandung Barat.
Selain menjadi ‘pabrik listrik’ yang mesuplai Jawa-Bali, PLTA Saguling juga jadi Destinasi Wisata di Kabupaten Bandung Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Menilik pada sejarah, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Waduk Saguling Desa Rajamandala Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat dibangun tahun 1981 dan beroprasi penuh pada akhir Mei 1986.

Unit Pembangkitan (UP) Saguling yang mempunyai kapasitas 4X175,8 Mega Watt (MW) dan salah satu pioner pemasok listrik Jawa dan Bali ini memang keren. Pabrik listrik ini selain dioperasikan untuk mendukung beban puncak di Sistem Jawa-Bali juga berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem dengan menerapkan Load Frequency Control (LFC) dan dapat melakukan pengisian tegangan.

Seiring perkembangan zaman dan manusia yang semakin haus akan Wisata, masyarakat menyulap area pegunungan pada hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum itu menjadi destinasi wisata murah meriah.

Hamparan panorama keindahan alam akan terlihat jelas. Tentunya membuat mata seolah tak ingin berkedip. Cocok bagi wisatawan yang menyukai swafoto alias selfi.

Untuk menikmati pemandangan Saguling bisa ditempuh melalui dua jalur. Pertama melalui kawasan Cililin yang terhubung ke Jalan Batujajar dan Soreang. Melalui jalur ini, para traveller cukup masuk ke kawasan Saguling yang dijaga portal. Gratis. Infrastruktur yang mantap dipinggir waduk akan melengkapi indahnya perjalanan.

Sepanjang jalan, traveller akan melalui rute meliuk-liuk, menanjak dan turunan landai. Pemandangan ciamik berupa daratan Bandung Barat akan tampak jelas. Dikawasan waduk pun, ada beberapa titik terlihat aliran air di dinding bukit yang membentuk air terjun kecil.

Dibeberapa bagian, ada suguhan pemandangan waduk yang tersaji berbagai warung kuliner, perikanan jaring apung dan berbagai aktivitas agroekonomi masyarakat. Ada pula kawasan hutan terawat, bahkan disatu bagian waduk ada koloni perkebunan bambu yang koleksinya ribuan jenis.

Rute kedua yang tidak kalah mempesona adalah melalui Rajamandala. Melalui jalur perlintasan nasional Bandung-Cianjur, plang UP Saguling sudah berdiri megah terlihat dipinggir jalan betulan Cipatat. Akses jalan yang bagus akan menggoda traveller mampir sejenak menikmati panorama indah pabrik listrik.

Sejak melewati gerbang kawasan ini, perpaduan pemandangan sudah disajikan. Perkebunan hijau dengan aneka ekosistemnya dipadukan dengan bangunan megah yang dihiasi tiang dan kabel raksasa. Menara pengawas bendungan yang bentuknya mirip cerobong asap raksasa dipadu dengan jembatan besar yang berbeton kokoh. Ahai, perpaduan ini memberikan view tak ada duanya. 

Sebagai pemanis pemandangan, saat melalui gedung UP Saguling ini, ada dua dua pipa raksasa berwarna kuning melintang dari atas bukit ke bawah bangunan tadi. Pipa raksasa ini terlihat jelas dari kejauhan. Sementara dibagian kiri jalan, ada ratusan tiang listrik raksasa.

Wajar saja, semua pemandangan indah ini banyak dinikmati masyarakat ketika sore tiba. Tak sedikit warga yang memarkirkan motor dan mobilnya hanya untuk rehat sejenak, melihat semua panorama di Komplek PLN Cioray Indonesia Power UP Saguling.

Ade Sanjaya (45) salah seorang warga setempat mengatakan , mudahnya perlintasan dari Cianjur atau Bandung membuat orang berdatangan.

"Ada yang hanya parkir sebentar, jajan kopi dan gorengan. Lalu foto-foto dan pergi lagi. Kata orang-orang pemandangannya bagus, apalagi kalau sedang cerah," katanya disebuah warung dekat UP Saguling.

Ade mengungkapkan, jika akhir pekan tiba tak hanya warga lokal yang datang menikmati berbagai destinasi dikawasan itu. Ia mengaku sering melihat bule datang dan menikmati eskotismenya pemandangan disekitar pabrik listrik tersebut.