Senin, 8 April 2019 12:37

Pemkab Bogor Jadikan Sentul Kawasan Wisata Terpadu 

Reporter : Bubun Munawar
Puncak sudah overload dengan Kunjungan Wisata
Puncak sudah overload dengan Kunjungan Wisata [net]

Limawaktu.idPemerintah Kabupaten Bogor akan menjadikan Kawasan Sentul menjadi kawasan wisata terpadu sebagai pengganti puncak yang sudah overload.  

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Rahmat Sudjana, mengatakan, Kawasan Puncak sudah terlalu overload, pemerintah akan menjadikan Sentul mencapai target kunjungan ke Kabupaten Bogor hingga 10 juta wisatawan per tahun dalam lima tahun ke depan. 

Dia menyebut, sekarang sudah ada beberapa destinasi wisata di Sentul, berupa wahana bermain dan beberapa curug, dan ke depan akan ditambah jenis wisata lainnya. Nantinya Sentul akan jadi tempat wisata terpadu semua ada. 

"Sekarang tiap Sabtu dan Minggu di Sentul luar biasa ramai pengunjung sampai ke curug-curug," ujarnya.

Dia optimistis bisa mengejar target 10 juta wisatawan per tahun dalam kurun lima tahun ke depan, karena tren kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor dari tahun ke tahun selalu meningkat.

"Tahun kemarin, target kita sebanyak 7,5 juta wisatawan, realisasinya tercatat mencapai 7,6 juta wisatawan datang ke Kabupaten Bogor,  tahun 2019 target kunjungan sebanyak delapan juta wisatawan dalam setahun," katanya, 

Mayoritas wisatawan Kabupaten Bogor memang masih berasal dari domestik, yakni Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Sedangkan wisatawan mancanegara didominasi turis asing dari Timur Tengah.

Unuk menggenjot jumlah wisatawan membutuhkan infrastruktur yang baik, namun yang terjadi pada APBD 2019 pihaknya hanya dijatah anggaran sebesar Rp17 miliar. Angka tersebut dianggapnya tidak proporsional, mengingat jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor tahun 2018 dari sektor kebudayaan dan periwisata mencapai 20 kali lipatnya, atau Rp350 miliar.

"Pajak ini 10 persen dari keuntungan dari sektor kebudayaan dan pariwisata. Idealnya 10 persen juga untuk dikembalikan ke sektor yang sama. Kalau Rp17 miliar tidak lebih dari tujuh persen dari PAD yang dihasilkan," keluhnya.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan akan memaksimalkan potensi wisata Kabupaten Bogor untuk menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Daripada kita maksimalkan pendapatan dari sektor lain seperti tambang yang merusak lingkungan, lebih baik kita optimalkan pariwisata yang potensi pendapatannya juga bagus," ungkapnya kepada wartawan.(ant) 

Baca Lainnya