Jumat, 27 Juli 2018 14:36

Merekat Silaturahmi di Perantauan dengan Budaya Bangsa

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Meskipun sudah tinggal lama merantau di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, namun bagi warga Jawa Tengah yang tinggal di Kota Cimahi, Kota Bandung dan sekitarnya tak lantas melupakan kampung halaman dan budayanya. Hal itu dibuktikan saat pagelaran kesenian tradisoinal yang digelar Paguyuban Pecinta Banyumasan yang tinggal di Bandung Raya.

Paguyuban Keluarga Kebumen ini ada 70 yang tersebar di wilayah Bandung Raya, “ sebut Mudibyo Wiryo Harjo, Ketua Dewan Pembina Genta Sentramas Baraya (Gerakan Cinta Kesenian Tradisional Banyumasan Bandung Raya) saat acara Halal Bihalal , yang digelar di Obyek Wisata Pakuhaji, belum lama ini.

Menurut Mudibyo, halal bihalal yang digelar dengan gelar budaya kesenian tradisonal khas Banyumasan ini dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi sesame warga perantauan sekaligus merawat nilai budaya tradisonal sebagai kekayaan budaya bangsa. Saat halal bihalal juga digelar atraksi kesenian tradisonal Banyumasan dengan menghadirkan langsung grup kesenian tradisional dari Kebumen agar keaslian kesenian bisa ditampilkan.

“Pentas kesenian tradional menjadi sarana bagi para penggemar kesenian banyumasan untuk melakukan silaturahmi dan komunikasi sesama warga perantauan yang ada di Bandung Raya,” jelasnya.

Mudibyo melanjutkan, dengan sarana kesenian tradisional ini warga perantauan di Bandung Raya bisa meningkatkan kesejahteraannya melalui wadah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dilakukan para perantau yang ada di Bandung Raya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi Letkol Infanteri (Purn) Ngatiyana yang turut hadir dalam halal bihalal Paguyuban Warga Kebumen (Pakem) ini mengatakan, dirinya bangga dengan kebersamaan warga perantuan asal Kebumen ini. Sesama warga bagaikan saudara yang ada di Cimahi, Bandung dan sekitarnya.

“Melalui Paguyuban Keluarga Kebumen atau Pakem ini kami bisa menjalain silaturahmi dan komunikasi antara warga asal suku Jawa di Bandung Raya sehingga rasa kekeluargaan masih tetap terjalin,” pungkas Ngatiyana.

Baca Lainnya

Sarman Thea
Sarman Thea

Salam taklim dari kami keluarga besar Genta sentramas baraya untuk sodara kita keluarga besar PAKKEM &KELARGA BINA LESTARI semoga persaudaraan ini bisa terjalin berkesinambungan serta bsa mengembangkan seni budaya banyumasan walau dalam perantauan trimakasih lima waktu .yg telah meliput kegiatan ini semoga sukses selalu

27 Juli 2018 11:20 Balas

Ragille Aspari
Ragille Aspari

Alhamdulillah saya sebagai warga perantauan dari Kebumen dengan di selenggarakan pentas kesenian kuda lumping/Ebleg oleh warga paguyuban keluarga Kebumen saya jadi teringat waktu kecil dulu tiap ada pagelaran kudalumping selalu nonton Pokok e top markotop maju terus keluarga PAKEM semoga tetap kompak

27 Juli 2018 10:52 Balas