Rabu, 19 September 2018 17:16

Lewat Sentuhan Den Don, Lagu 'Biarkan Bulan Bicara'  Bakal Terasa Lain  

Reporter : Fery Bangkit 

Bulan sabit yang jatuh di pelataran
Bintang redup tanpa cahaya gemintang
Langkah tanpa arah, sesat di jalan yang terang
Aku yang terlena dibuai pelukan dosa

Limawaktu.id - Bait lagu yang dinyanyikan legenda musik pop tanah air Broery Marantika, pasti sudah tak asing lagi ditelinga pecinta musik tanah air. Lagu yang berjudul 'Biarkan Bulan Bicara' ini sempat menjadi hits di tanah air. Diciptakan almarhum Hary Tasman, lagu tersebut saat ini masih sering dibawakan diberbagai acara.

Nah, apa jadinya jika lagu tersebut dibuat dalam versi Pop Sunda, pasti akan terasa lain ditelinga. Dibawakan seniman sunda Deni Donat atau yang lebih akrab dipanggil Dendon, lagu tersebut akan menjadi salah satu dari lagu yang ada di album yang akan diluncurkan Den Don pada Jum'at (21/9) ini. 
"Sebelum saya menggarap lagu tersebut, saya sowan dulu ke almarhum  Kang Hary Tasman yang menciptakan lagu tersebut,  karena ada hak cipta. Alhamdulillah beliau setuju lagu tersebut dibawakan dalam versi Pop Sunda," terang Den Don, kepada Limawaktu.id.

Seniman Sunda yang sudah tak asing namanya di dunia seni ini memang sangat gandrung dengan berbagai jenis kesenian, karenanya tak heran meskipun  tercatat  sebagai salah seorang ASN, kecintaannya akan budaya sunda ini sangat kental.

"Disela kesibukan saya sebagai seorang ASN, usai jam kerja atau hari libur saya suka melaksanakan aktivitas berkesenian dengan para seniman yang ada, terutama seniman sunda, jadi saat peluncuran album ini banyak para seniman yang mendukung  dan akan ikut perform," jelasnya.

Dikatakan Den Don, persiapan peluncuran album ini sudah mendekati final, tinggal beberapa item yang harus dilakukan supaya pelaksanaan siap seratus persen.

Saat ditanya soal aktivitasnya mengelola Den Don Production, dia  menjelaskan, Den Don production  adalah wadah aktivitas berkesenian bagi semua yang mencintai seni budaya, khususnya Sunda yang sudah dijalaninya sekitar tiga tahun lalu.

"Saya ingin wadah ini menampung para seniman untuk berkarya dengan hal yang positif, sehingga mereka terus memunculkan kreativitasnya berkesenian," pungkas Den Don.   
 

Baca Lainnya