Sabtu, 31 Agustus 2019 12:38

Komunitas Tjimahi Heritage dan Ngatiyana Kompak Soal Taman Kartini

Reporter : Fery Bangkit 
Foto Istimewa Taman Kartini.
Foto Istimewa Taman Kartini. [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Komunitas Tjimahi Heritage menilai, adanya revitalisasi Taman Kartini bakal menghilangkan kesan negatif terhadap taman yang terletak di Jalan Raya Baros, Kota Cimahi itu. Seperti diketahui, taman bersejarah yang dulunya bernama Taman Wilhelmina itu saat ini tengah direvitalisasi oleh Tim Cimahi Creative menggunakan dana Corporate Social Responsibilitty (CSR) senilai Rp 1,450 miliar.

Taman itu akan diperbaiki dan dipasang sejumlah fasilitas penunjang yang bisa menarik dan membuat nyaman pengunjung. Seperti pembangunan area skaterpark, mini futsal, mini basket, area bermain anak, area ramah Lanjut Usia (Lansia), lampu taman dan sejumlah fasilitas lainnya.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran fasilitas baru ini, image negatif Taman Kartini berkurang bahkan hilang," kata Ketua Komunitas Tjimaji Heritage, Machmud Mubarok saat dihubungi via pesan singkat, Sabtu (31/8/2019).

Dikatakan Mahmud, pihaknya sangat mendukung revitalisasi taman bersejarah tersebut. Pasalnya, jika taman itu sudah direvitalisasi dan dilengkapi dengan fasilitas yang bisa dimanfaatkan, maka akan menarik minat masyarakat.

Terlebih lagi di Kota Cimahi saat ini keberadaan taman yang refresentatif sangat terbatas. Pihaknya juga meminta revitalisasi itu tidak menghilangkan unsur sejarah yang sudah melekat pada Taman Kartini. "Betul, kita mendukung upaya perbaikan kualitas taman.  Tinggal pengawasan saja saat sudah beroperasi, supaya taman tetap bersih, terawat," imbuh Mahmud.

Hal senada juga dikatakan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Ia mengatakan, Pemkot Cimahi sangat mendukung adanya revitalisasi Taman Kartini itu. Sebab, jika sudah selesai maka ruang publik yang nyaman dan ramah di Kota Cimahi bakal bertambah. "Iya kita sangat mendukung. Iya harusnya semakin banyak lagi taman publik seperti itu" katanya.

Baca Lainnya

Topik Populer