Sabtu, 7 April 2018 16:24

Ketua Umum Aksi Puji Film '1001 Cerita', ini Sebabnya

Reporter : Fery Bangkit 
Ketua Umum Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), Asep Tapip Yani.
Ketua Umum Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), Asep Tapip Yani. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Ketua Umum Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (aksi), Asep Tapip Yani menilai, film 'cerita 1001' merupakan karya yang luar biasa.

Pasalnya, film arahan sutradara Tj. R. Natadijaya itu berani melawan arus, dengan menampilkan kekayaan lokal Cimahi. Seperti budaya pada seni tari jaipong dan sejarah.

Baca Juga : Gedung Bernilai Rp 32 M jadi Saksi Launching Film Karya Seniman Cimahi

"Saya ucapkan salut, saya acungi jempol. Selama ini kan film yang dibuat biasanya berhitung komersialisasi, berhitung keuntungan, kemewahan duniawi. Nah, film ini mengangkat budaya lokal setempat," kata Asep saat ditemui sebelum launching film '1001 Cerita' di Gedung Technopark Cimahi, Jln. Raya Baros, Sabtu (7/4/2018).

Dalam film yang juga menampilkan Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna-Ngatiyana itu, memang semua latar tempatnya diambil dibeberapa tempat bersejarah di Kota Cimahi.

Baca Juga : Ajay-Ngatiyana Main Film '1001 Cerita', jadi apa ya Mereka?

Di antaranya Pendopo DPRD Kota Cimahi, Alun-alun Kota Cimahi, pemakaman bersejarah 'Kerkhof dan SMA Negeri II Kota Cimahi.

Menurut Asep, pengambilan gambar di beberapa tempat bersejarah itu akan semakin memperlihatkan bahwa Kota Cimahi kaya akan peninggalan cagar budaya. Selain itu, cerita tentang penari jaipongnya pun semakin mempertegas bahwa kearifan budaya sangatlah banyak.

"Diangkat menjadi setting film ini akan terlihat bahwa Cimahi begitu kaya cagar budayanya. Ini penting untuk dipelihara," pungkasnya.

Baca Lainnya