Kamis, 28 Maret 2019 18:09

Kembangkan Wisata, Dewi Citos Serobot Lahan Kehati Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Papan nama yang bertuliskan 'Kampung Wisata Torobosan' yang sudah terhapus.
Papan nama yang bertuliskan 'Kampung Wisata Torobosan' yang sudah terhapus. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pengembangan Desa wisata Cimahi Torobosan (Desa Citos) di RT 02/12 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi bakal dimulai tahun ini.

Seperti diketahui, Dewi Citos yang dikelola Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) itu terbengkalai sejak tahun 2017, karena masalah finansial. 

Baca Juga : Wisata Domba Citos: Dua Tahun Berdiri, Dua Tahun Mati Suri

"Tahun ini akan dibuatkan DED (detail engineering design). Tahun 2020 baru ke fisik," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Budi Rarahrja saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (28/3/2019).

Namun, anggaran untuk DED maupun fisik, Disbudparpora Kota Cimahi tak akan menggunakan kas keuangan Kota Cimahi. Sebab, Pemprov Jawa Barat bakal memberikan bantuan hingga Rp 20 miliar untuk pembangunan Dewi Citos.

Baca Juga : Wisata Citos Domba Gulung Tikar Dua Tahun Lalu, ini Harapan Lurah Setempat

Lahan Dewi Citos itu sendiri masuk kawasan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati), yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi. Secara bersamaan, DLH pun bakal melakukan kajian untuk pengembangan Kehati.

Tapi, kata Budi, dirinya sudah berkoordinasi dengan DLH Kota Cimahi agar lahan Dewi Citos yang masuk Kehati itu tetap digunakan sebagai kawasan wisata, yang bakal dikelola Disbudparpora Kota Cimahi.

"Jadi nanti Konsultan DLH dan Pemprov Jabar akan sinergi supaya nyambung DED-nya," kata Budi.

Baca Lainnya