Rabu, 12 Juni 2019 18:15

Bus Wisata Hibah Ridwan Kamil di Cimahi Sepi Peminat

Reporter : Fery Bangkit 
Bus Wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci)
Bus Wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci) [ferybangkit]

Limawaktu.id - Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengakui, minat wisatawan menaiki bus wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci) mengalami penurunan. Penyebabnya adalah rute yang dilalui kurang menarik.

"Perlu diakui kalau sampai sekarang minat untuk naik Sakoci menikmati wisata heritage semakin menurun. Meskipun pasti ada yang naik Sakoci, tapi tidak ramai," ujar Ngatiyana saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cimahi, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga : Maaf! Hari ini Sakoci Libur, Kabarnya Dipakai Jokowi

Dikatakannya, untuk menarik kembali minat wisatawan lokal maupun luar Kota Cimahi, rute yang dilalui bus wisata hibah dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Untuk merealisasikan konsep wisata menyambangi kawasan dan gedung-gedung militer bersejarah, mesti ada ekspose konsep dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora).

"Disbudparpora harus segera membuat konsepnya agar bisa diekspose ke pihak TNI sehingga bisa ditindaklanjuti. Saya sudah minta agar dipercepat," ungkapnya. 

Baca Juga : Nanti, Tiket Naik Sakoci Bisa Pakai Sampah Anorganik

Sebab izin belum tuntas, jelas Ngatiyana, semua destinasi militer dan bangunan bersejarah belum bisa digunakan karena mesti ekspose ke Komando Pendidikan dan Pelatihan (Kodiklat) TNI AD. 

"Sudah 3 bulan kebelakang terus minta ke Disbudparpora untuk menyelesaikan bahan ekspose. Perizinan sudah sampai Bhabinkum TNI, hanya tinggal dari dinasnya yang lambat merespon," tuturnya. 

Baca Juga : Ada Rencana Bayar Tiket Sakoci Pakai Sampah Anorganik, ini Respon Organda Cimahi

Jika tak ada progres, Ngatiyana mengkhawatirkan pihak TNI akan berubah pikiran dan berbalik menolak perizinan penggunaan kawasan serta bangunan militer bersejarah sebagai destinasi wisata heritage. 

"Takutnya TNI berubah pikiran menggugurkan izin kerjasama dengan pemkot soal wisata heritage. Belum lagi soal teknis, misalnya bus sakoci yang hanya satu ini mengalami kerusakan, kan konsep wisatanya buyar semua nanti. Jadi akan saya cek sampai mana kesiapan mereka," tegasnya. 

Saat ini, Disbudparpora sendiri baru pada tahap merencanakan pengajuan izin agar wisata itu bisa dinikmati sampai masuk ke dalam tempat-tempat bersejarah dengan tujuan hiburan dan edukasi.

"Kami harus ekspos dulu ke Kodiklatnya, ini yang sedang kami siapkan, karena bahannya harus matang. Tapi kedepannya konsep wisata ini akan lebih matang dan seperti keinginan masyarakat," Kata Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja saat dihubungi. 

Untuk itulah pihaknya belum berani membuat konsep perjalanan wisata secara utuh. Misalnya, bus wisata Saba Kota Cimahi atau Sakoci yang bisa keluar masuk ke fasilitas pendidikan militer sebagai destinasi Cimahi Military Tourism. 

"Kalau sampai masuk de dalam harus ada izin. Dari Kodiklat belum ada izin, jadi ya bus Saba Kota Cimahi yang bawa wisatawan hanya lewat saja," tandasnya.

Baca Lainnya