Senin, 19 Februari 2018 13:24

Beda Nasib Objek Wisata Kawah Putih dengan Ciwalini

Reporter : Fery Bangkit 
Kawah Putih.Kawah Putih.
Kawah Putih. [Net]

Limawaktu.id,- Jumlah pengunjung yang menghabiskan waktu libur Panjang imlek tahun 2018 di objek wisata kawah putih, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung naik 40%.

“Peningkatan pengunjung liburan Imlek sekitar 40-50 persen,” terang Bagian Pemasaran Wisata Kawah Putih, Dedi Heryana saat dihubungi via telepon, Minggu (18/2/2018).

Dikatakannya, puncak kunjungan saat libur Imlek ke objek wisata Kawah Putih terjadi pada Sabtu (17/2) kemarin. Jumlah tersebut meningkat drastisc dibandingkan hari dan weekend biasa.

“Puncaknya sekitar 4 ribu. Kalau hari biasa 400 orang, weekend sekitar 1.000-1.500 orang,” jelasnya.

Menurutnya, adanya galian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung di sepanjang Jalan Raya Soreang-Ciwideuy dan Lingkar Sadu berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan.

Meski akses jalan agak terhambat, tapi itu tidak mengurangi antusiasme pengunjung menuju objek wisata Kawah Putih.

Selain itu, kata Dedi, adanya Tol Soroja juga turut berdampak terhadap Kawah Putih. Pasalnya, akses kemacetan yang biasa terjadi di sekitar Kopo-Sorang, menuju arah Ciwideuy jadi terurai.

“Minimal menuju ke wisata Bandung Selatan lebih mudah,” katanya.

Kondisi berbeda harus dialami objek wisata lainnya di Kawasan Ciwidey, yakni pemandian air panas ciwalini.

Pasalnya, adanya galian untuk pemasangan pipa SPAM Gambung di sepanjang Jalan Raya Soreang-Ciwideuy dan Lingkar Sadu berperan terhadap menurunnya jumlah pengunjung ke kawasan objek wisata pemandian air panas Ciwalini.

“Sekarang turun 40 persen. Makin sepi. Sekarang ada galian Gambung, pada gak mau karena macetnya,” ujarnya saat dihubungi via pesan singkat, kemarin (18/2/2018).

Baca Lainnya