Rabu, 31 Juli 2019 16:32

Fasilitas APK di Cimahi jadi Sorotan pada Pemilu 2019 di Cimahi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi melakukan evaluasi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (31/7/2019) di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren. [istimewa]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi melakukan evaluasi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (31/7/2019) di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren.

Salah satu permasalahan yang mengemuka dalam evaluasi tersebut adalah fasilitas Alat Peraga Kampanye (APK) dan iklan kampanye yang disediakan selama Pemilu 2019.

Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman mengatakan, hasil evaluasi tadi menunjukan banyak catatan perihal fasilitas APK yang perlu diperbaiki dalam pesta demokrasi ke depan. Termasuk yang terdekat adalah Pilwalkot Cimahi tahun 2022 mendatang.

"Hasil tadi ada beberapa keberatan dari peserta dengan fasilitas APK. Kita juga sebagai pelaksana, ya fasilitas diberikan sesuai aturan," kata Irman usai pelaksanaan evaluasi.

Dikatakannya, Kota Cimahi ini merupakan wilayah pada pemukiman sehingga ruang terbuka untuk pemasangan alat promosi diri sangat terbatas. Ke depan, kata Irman, perlu ada solusi untuk mengatasi permasalahan penempatan APK.

"Kedepan perlu mencari fasilitasi seperti apa yang disesuaikan dengan Kota Cimahi," ucapnya.

Solusi yang muncul dalam evaluasi tadi, ungkap Irman, dengan menyediakan videotron di tempat-tempat yang luas. Dalam video tron itu, akan memuat alat promosi diri para peserta politik.

Kemudian, kata Irman, ada juga usulan sistem digital informasi yang dipasang di setiap RW di Kota Cimahi. Hal itu sebagai antisipasi maraknya pemasangan APK disembarang tempat.

Usulan-usulan itu, katanya, akan ditampung sebelum akhirnya akan diserahkan kepada KPU Provinsi Jawa Barat dan diserahkan ke KPU RI. Perihal fasilitasi akses APK seperti videotron dan sistem informasi di setiap RW, itu akan disampaikan ke pemerintan.

"Ini kan usulan positif, nanti tinggal apakah difasilitasi oleh pemerintah. Mudah-mudahan bisa terlaksana di kota yang padat ini. Ini PR kita." ujar Irman. 

Berita Terkait