Dikirim Bertahap, Segini Surat Suara Pemilu 2019 yang Baru Tiba di Kota Cimahi
Limawaktu.id - Sebanyak 1.169.697 surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi.
Surat suara itu diangkut menggunakan delapan truk box dari percetakan di Rancaekek, Kabupaten Sumedang dan tiba di Gudang LKMD, Kelurahan Padasuka, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Selasa (26/2/2019).
Namun yang diterima hari ini baru surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) tingkat DPR RI sebanyak 387.898 lembar, DPRD Provinsi Jawa Barat 387.898 lembar serta surat suara Pileg DPRD Kota Cimahi sebanyak 393.901. Surat suara itu termasuk 2 persen cadangan.
Untuk surat suara khusus DPRD Kota Cimahi ada tambahan 1.000 lembar setiap Daerah Pilihan (Dapil). Sebab, jumlah kebutuhan enam untuk enam Dapil di Kota Cimahi itu berbeda-beda.
Untuk Dapil 1 kebutuhan surat suaranya sebanyak 63.410 lembar, Dapil 2 sebanyak 52.073 lembar, Dapil 3 sebanyak 90.518 lembar, Dapil 4 sebanyak 75.728 lembar, Dapil 5 sebanyak 59.021 lembar dan Dapil 6 sebanyak 53.601 lembar.
"Ada tambahannya 1 ribu (surat suara) per Dapil untuk DPRD kabupaten/kota," kata Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman saat ditemui di gudang penyimpanan.
Dikatakannya, pengiriman surat suara ini dipercepat dari jadwal semula, yakni 15 Maret mendatang. Pihaknya pun tak mengetahui alasannya. Tapi yang pasti, kata Irman, setelah mengetahui ada informasi percepatan pengiriman surat suara, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan kepolisian.
"Kami tak diberitahu, kalau melihat tahapan pabrik memang tanggal 25 (Februari) sudah selesai dan pengepakan selesai lebih awal," ujarnya.
Sementara untuk pengiriman surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan DPD, lanjut Irman, informasinya baru akan dikirim 15 atau 16 Maret mendatang. Itupun jika tak ada perubahan jadwal, seperti pengiriman surat suara hari ini.
"Yang belum masuk surat suara Pilpres dan DPD. Menurut jadwal, Pilpres 16 Maret, DPD 15 Maret," pungkas Irman.