Senin, 11 Februari 2019 16:54

Amankan Pemilu di Jabar dan Banten, Segini Jumlah Prajurit TNI yang Bakal Dikerahkan

Reporter : Fery Bangkit 
 Latihan gabungan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Brigif 15 Kujang, Jalan Kebon Rumput, Kota Cimahi, Senin (11/2/2019).
Latihan gabungan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Brigif 15 Kujang, Jalan Kebon Rumput, Kota Cimahi, Senin (11/2/2019). [limawaktu]

Limawaktu.id - Sebanyak 17 ribu personel bakal dikerahkan untuk mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Hal itu disampaikan Kasdam III Siliwangi, Brigjen TNI Nurcahyanto usai menyaksikan latihan gabungan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Brigif 15 Kujang, Jalan Kebon Rumput, Kota Cimahi, Senin (11/2/2019).

Baca Juga : Inilah Rincian Kebutuhan Logistik Pemilu 2019 yang Masih Kurang di Kota Cimahi

"Sampai dengan sekarang yang diminta Mabes TNI sekitar 17 ribuan (untuk ) Jabar-Banten," ujarnya.

Prajurit Kodam III/Siliwangi memang akan berbagi tugas di wilayah Jawa Barat dan Banten untuk mem-backup pihak kepolisian dalam pengamanan Pemilu serentak.

Baca Juga : Kapan Surat Suara Pemilu Didistribusikan ke Kota Cimahi?

Dikatakannya, sebelum para prajurit TNI ini terjun langsung dalam pengamanan Pemilu yang mencakup Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif 2019, terlebih dahulu diadakan berbagai pelatihan yang dimulai sejak 28 Januari lalu.

"Iya ini merupakan latihan akhir dari rangkaian kegiatan latihan yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 28 Januari kemarin," ujarnya.

Baca Juga : TNI Hingga Linmas Kumpul di Brigif, Ada Apa Nih?

Berbagai pelatihan yang telah dilaksanakan, lanjutnya, bisa memberikan gambaran kepada para prajurit mengenai peran pelibatan TNI dalam membantu Polri dalam mengatasi kemungkinan ancaman yang akan dihadapi dalam Pemilu nanti.

"Gambaran itu dimainkan tadi (dalam latihan) oleh prajurit Kodam dan Polda mulai dari ancaman eskalasinya masih hijau, masih aman sampai dengan merah," jelasnya.

Perihal pemetaan titik kerawanan Pemilu 2019, ungkapnya, sudah dipetakan oleh pihak kepolisian. Pemetaan akan dijadikan dasar bagi pihak TNI untuk melakukan pengamanan, bersinergi dengan Polri.

Baca Lainnya