Jumat, 29 Maret 2019 14:25

Cukupkah Kuota Kartu Tani di Cimahi untuk Setahun?

Kartu Tani [istimewa]

Limawaktu.id - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi memastikan, kuota pupuk bersubsidi dalam Kartu Tani cukup untuk kebutuhan petani dalam setahun. 

Dalam setahun, para petani di Kota Cimahi yang akan mendapatkan jatah pupuk bersubsidi sebanyak 111 ton. Rinciannya, urea 98 ton, SP-36 sebanyak 31 ton, ZA 14 ton, NPK 57 ton dan pupuk organik 9 ton.

"Itu dihitung sesuai dengan kebutuhan, dan diprediksi akan cukup setahun," kata Kepala Bidang Pertanian pada Dispangtan Kota Cimahi, Mita Mustikasari saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jumat (29/3/2019).

Jumlah penerima Kartu Tani di Kota Cimahi mencapai 644 orang. Namun, yang sudah terisi kuota pupuk bersubsidi baru 459. Sementara 185 sisanya, masih menunggu pengecekan ulang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi karena masih ada sedikit kesalahan dalam data.

Dijelaskan Mita, manfaat Kartu Tani yang bisa diperoleh para petani adalah bisa memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kuota yang diberikan. Tujuannya, untuk meningkatkan produk pangan, komoditas pertanian dan mendorong penerapan pemupukan berimbang.

"Dari sisi petani, kartu ini akan memudahkan petani mendapatkan saluran pupuk bersubsidi dan berbagai fasilitas kredit usaha rakyat lainnya," jelasnya.

Selain itu, keberadaan Kartu Tani juga bakal memudahkan pemerintah dalam mengontrol peredaran pupuk di Indonesia. Program itu diklaim paling efisien dan praktis bagi petani. "Bisa menjadi lebih mudah mengontrol distribusi pupuk dan proses pertumbuhan tanaman dan hasil produksi pertanian," pungkasnya.

Berita Terkait