Bus Angkutan Lebaran Tanpa Rem Tangan Dipaksa Jalan, ini Reaksi Penumpang
Limawaktu.id - Satu unit bus umum 'Primajasa' terpaksa harus menurunkan penumpangnya di Rest Area KM 125, Cibeber, Kota Cimahi, karena kendaraan yang digunakan tak laik beroperasi.
Bus angkutan lebaran dengan nomor polisi B 7232 YV itu kedapatan rem tangannya tidak berfungsi. Hal itu diketahui setelah dilakukan uji kelaikan oleh petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Polres Cimahi dan unsur TNI, Selasa (28/5/2019).
"Tadi kami temukan rem tangannya tidak berfungsi. Kemudian lampu rem juga mati. Itu kan sangat berbahaya," terang Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ruswanto saat ditemui disela-sela pemeriksaan.
Berdasarkan pantauan, petugas gabungan mulai menggelar ramp check atau pemeriksaan kelaikan sekitar pukul 14.00 WB. Satu per satu bus diperiksa petugas, dari mulai fisik seperti ban, lampu hingga rem serta surat berkendara.
Setelah dilakukan pengecekan, ada unit unit bus 'Primajasa' yang kedapatan rem tangannya tak berfungsi. Penumpang pun diintruksikan untuk berpindah bus. Selain bus, kendaraan angkutan barang juga tak luput dari pemeriksaan.
Setelah mengetahui kondisi bus yang ditumpanginya, Aris Tiara (44), salah seorang penumpang mengaku kaget. Ia yang naik dari Terminal Leuwi Panjang, Kota Bandung tak tahu sama sekali akan kondisi bus sebelumnya.
"Iya sangat membahayakan sebenarnya. Rem tangan itu kan penting sekali," tuturnya, yang hendak menuju Cikarang.
Sebetulnya, ia dan penumpang lainnya mengaku sangat dirugikan dengan diturunkannya dari bus itu. Khususnya dari segi waktu yang terbuang. Tapi, untuk keselamatan, ia pun tak bisa berbuat banyak.
"Iya kenapa diperiksanya gak dari pas berangkat aja," ucapnya.