Jumat, 12 Juli 2019 13:59

Ada Saluran 'Siluman' lagi, Begini Kata Ngatiyana

Limbah industri yang dibuang ilegal melalui saluran siluman. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyayangkan masih adanya industri di Kota Cimahi yang membuang limbah melalui saluran tersembunyi. Untuk itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk menguatkan komitmen program Citarum Harum.

Hal itu disampaikan Ngatiyana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Jumat (12/7/2019). Menurutnya, temuan saluran limbah 'siluman' itu harus menjadi pembelajaran semua industri atau perusahaan di Kota Cimahi.

"Para pengusaha industri berkomitmen bahwa program Citarum Harum itu harus kita laksanakan bersama-sama, karena semua untuk kepentingan masyarakat," imbuh Ngatiyana.

Menurut Ngatiyana, semua perusahaan di Kota Cimahi harus memiliki budaya malu dan cinta. Budaya malu karena membuang limbah sembarangan, dan budaya cinta terhadap masyarakat supaya tidak terkena dampak dari pembuangan limbah itu.

Sebab, kata dia, jika masih ada perusahaan yang membuang limbah secara sembarangan, seperti tanpa proses Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) itu akan membahayakan bagi masyarakat.

"Jadi budayakan rasa malu dan budayakan cinta terhadap masyarakat. Kita harus peduli masyarakat Cimahi jangan sampai masyarakatnya jadi korban," katanya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Kota Cimahi itu juga menekankan kembali kepada perusahaan agar memperbaiki IPAL-nya. Jangan sampai membuang limbah secara langsung tanpa disaring terlebih dulu. Sebab, dampaknya akan mencemari sungai.

"Mohon untuk pengusaha industri dipatuhi. Jangan sampai membuang limbah ini masih ada yang sembarangan karena dampaknya sangat besar sekali terhadap kehidupan masyarkat," pungkasnya. 

Berita Terkait