Berdasarkan pantauan, Sidak dimulai pukul 12.00 WIB dari apotek Wulandari dan Serumpun Bambu, Jalan Gatot Subroto. Kemudian apotek Mahkota di Jalan Gandawijaya.

Kasat Narkoba Polres Cimahi, AKP Wahyu Agung menjelaskan, Sidak kali ini memang hanya untuk mengecek dan menghimbau apotek agar tidak memperjualbelikan obat terlarang.

Sejumlah Apotek yang berada di Kabupaten Bandung, dirazia tim gabungan yang terdiri Satuan Narkoba Polres Bandung, Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bandung dan BPOM Bandung, Selasa (19/8).

Nasiman Sutanto (41), warga Cimahi meminta sisa barang bukti yang diduga bahan baku untuk tablet Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol (PCC), segera diangkut.

"Kita menghimbau feedback dari masyarakat tidak hanya toko obat,"

Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan bahan baku pembuatan tablet maut PCC.

Gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan bahan baku tablet PCC di Jln. Kihapit Timur No. 141 RT 09/20, Kel. Leuwigajah

Senin, 18 September 2017 15:58

Kandungan PCC Mirip Morfin

Ketika narkoba di berantas penangkapan dan jaringan narkoba di bekukan jaringan tersebut mulai lari pada obat-obatan yang menggunakan resep

Terkait beredarnya Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC), Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Efendi, menegaskan, agar petugas kepolisian menindak secara tegas pengedar PCC dan telusuri jaringan lainnya

Setelah dilakukan uji laboratorium, BPOM menemukan bahwa tablet PCC mengandung karisoprodol. Seluruh obat yang mengandung Karisoprodol dibatalkan izin edarnya pada tahun 2013

End of Story

No More Page To Load