Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan (Kemendikbud) RI menargetkan, sebanyak 10.800 lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMK) bisa mendapat sertifikat Schneider Electric Indonesia.

Sebanyak 240 guru dan Kepala Laboratorium SMK se-Indonesia akan mendapat pelatihan di Pusat Keunggulan Bidang Listrik, Otomasi dan Energi Terbarukan.