Verifikasi faktual syarat dukungan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI harus sempurna. Tuntutan itu sangat beralasan karena KPUD kabupaten/kota, PPK, dan PPS sudah berpengalaman memverifikasi syarat dukungan calon peserta pemilu perseorangan.

Anggota Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat H. Aldwin Rahadian, SH menyatakan kesiapannya berlaga dalam proses demokrasi pemilihan calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk Daerah Pemilihan Jabar 2019.

Dari 66 bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang Memenuhi Syarat (MS) pendaftaran, hanya 29 orang yang dinyatakan lolos mengikuti tahap verifikasi berikutnya.

Dari 21 pendaftar calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada hari keempat, 12 diantaranya telah menerima Tanda Terima (TT) dari KPU Jawa Barat, salah satunya adalah Abah Ruskawan budayawan Cianjur.

Hari keempat pendaftaran bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, tercatat 21 pendaftar dan hingga pk. 20.00 sebanyak 12 di antaranya mendapat tanda terima (TT).

Setelah memperbaiki dokumen dukungan dan KTP dihari kelima pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di KPUD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Sidarta akhirnya lolos dan mendapat Tanda Terima dan berhak mengikuti proses ketahap selanjutnya.

Melalui narahubungnya, Oni Suwarman pelawak yang sukses terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan raihan suara terbanyak pada pemilihan DPD periode sebelumnya, kembali mendaftar pada hari ketiga.

Hari pertama pendaftaran atau penyerahan berkas dukungan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke KPU Jabar hari pertama, Minggu (22/4/18), tercatat lima pendaftar.

Bakal calon (balon) anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI diharapkan proaktif dan selalu berkomunikasi dengan KPU Jabar.